Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerja Keras Gapai Prestasi

Wodokai
AA. Ketut Asmara Putra

BALI TRIBUNE - Keberhasilan Dojo Campuhan Asri (DCA) keluar sebagai juara umum II pada Kejuaraan Terbuka Wodokai Cup Pemuda Pancasila, di GOR Lila Bhuana, Denpasar bukan begitu saja didapat, melainkan berkat kerja keras semua komponen yang ada di dojo itu. Demikian antara lain disampaikan Pembina Dojo DCA, AA. Ketut Asmara Putra yang akrab disapa Gus Cilik.

“Prestasi ini adalah karunia Tuhan dan kerja keras kita semua, apalagi markas DCA berada di jaba pura. Saya harapkan jangan sombong diri dengan prestasi ini. Mari terus berlatih sambil mengevaluasi apa yang kurang,” kata pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini, kemarin.

Pihaknya juga meminta agar tidak berpuas diri dengan keberhasilan ini. Menurutnya, prestasi sangat sulit di jaman sekarang yang penuh dengan persaingan, baik itu hal negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas, serta ditambah media sosial. “Saya secara pribadi sangat bangga dengan keberhasilan ini. Ke depan saya harapkan prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatan,” jelasnya dan menambahkan, akan membantu DCA dengan membelikan matras dan juga samsak sebagai pendukung latihan.

Selain itu, sambung Gus Cilik, pihaknya juga akan menyosialisasikan keberadaan DCA ke seluruh banjar yang ada di Padangsambian. “Jika nanti kurang tempat untuk latihan, saya siap untuk mencarikan tempat yang lebih luas,” ungkap pria berkumis ini.

Selain juara umum II, karateka DCA dalam Porprov Gianyar juga berhasil meraih dua medali emas dan satu perunggu, di Porjar Bali meraih tiga medali emas dan satu perunggu, kemudian di ajang O2SN Provinsi Bali meraih sati medali emas.

Dalam Kejuaraan Terbuka Wadokai Cup 2017 berhasil meraih 7 emas, 7 perak dan 6 perunggu. Dan dalam Kejuaraan Silent Knight di Jakarta, DCA mengirimkan dua atlet. Dan hasilnya tidak sia-sia, berhasil meraih 1 medali emas dan 1 perunggu.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan di tengah sarana dan prasarana yang di miliki DCA sangat terbatas. Saya sangat apresiasi,” pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.