Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kesakralan Tarian Rejang Diharapkan Sesuai Pakem

Bali Tribune/Tarian Rejang saat upacara adat di Pura.


balitribune.co.id | Denpasar - Keberadaan tari-tarian wali atau tari untuk upacara yadnya yang bersifat sakral, di antaranya tari Rejang. Ia berharap keberadaan tari Rejang bisa terus ajeg dan sesuai dengan pakem serta fungsi tari Rejang itu sendiri.
 
“Akhir-akhir ini semakin banyak jenis tarian Rejang yang bermunculan, saya harap keberadaan tari-tarian tersebut sudah sesuai dengan pakem dan nilai-nilai kesakralan tarian Rejang,” demikian ditegaskan Manggala Utama Pasikian Paiketan Krama Istri Desa Adat (PAKIS) MDA Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat membuka webinar dengan tema “Ngerajegang Tari Rejang Ring Desa Adat” yang dilaksanakan dari Gedung Gajah, Jayasaba, Denpasar, Selasa (19/20).
 
Pendamping orang nomor satu di Bali itu pun mengatakan bahwa raung kreativitas masyarakat Bali sangat tinggi, sehingga bisa menciptakan karya seni, baik tari wali, bebali maupun balih-balihan. Hal itu tentu sangat baik, namun ia mengingatkan agar dalam penciptaan tari terutama untuk tari Wali harus sesuai dengan pakem, nilai dan norma keagamaan yang dianut.
 
Lebih lanjut, ia pun menyatakan apresiasi akan semangat masyarakat terutama para seniman dalam mengekspresikan rasa syukur dan cinta mereka kepada Hyang Widhi melalui penciptaan tari wali. “Saya harap melalui webinar kali ini, masyarakat banyak yang ikut dan lebih memahami unteng penciptaan dan peruntukan tari Rejang tersebut,” imbuhnya.
 
Untuk itu, wanita yang juga dikenal sebagai seniman serba bisa ini berharap, melalui webinar kali ini, para peserta yang mencapai seribu dan didominasi oleh para Manggala PAKIS Bali tingkat Desa Adat, tari Rejang beserta tari sakral lainnya bisa diajegkan serta digunakan sebagaimana fungsi dan tempat yang seharusnya.
 
Selain itu, ia juga tertarik mengetahui tentang beberapa tari sakral yang khas dimiliki oleh masing-masing daerah. Dirinya mencontohkan tari Rejang dari Desa Sembiran Buleleng, yang kerap Ia saksikan dipentaskan saat upacara Yadnya di daerah itu.
 
“Saya tidak tahu, apakah tari sakral itu harus kita lestarikan dalam wujud tarian itu sendiri atau harus juga mengacu pada norma waktu dan tempat. Sehingga saat tari sakral yang berada di daerah A apakah bisa ditarikan juga di daerah B? tentu banyak pertanyaan dan saya harap bisa terjawab dalam webinar kali ini,” bebernya.
 
Ia pun berharap besar, melalui kegiatan-kegiatan yang digelar oleh PAKIS Bali bekerja sama dengan MDA dan Pemerintah, bisa menggerakkan motivasi masyarakat Bali untuk kembali ke jatidiri karma Bali yang sesungguhnya.
wartawan
HMS
Category

Harpelnas 2026, Dealer Kecak Motor Pererat Keharmonisan Bersama Konsumen

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Astra Motor Bali bersama seluruh jaringan dealer resmi Honda menghadirkan beragam aktivitas apresiasi bagi konsumen setia. Mengusung tema besar “Satu Hati, Menemani Setiap Langkah”, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan, personal, dan penuh nilai kepedulian sosial hingga akhir September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sembahyang Rahina Tumpek Uye di Pura Luhur Batukau, Bupati Sanjaya: Jaga Keharmonisan dengan Alam

balitribune.co.id | Tabanan – Dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Uye, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, beserta jajaran memaknai perayaan hari suci yang menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus menjaga keharmonisan dengan alam dan seluruh makhluk hidup, khususnya satwa, melalui Persembahyangan Bersama di Pura Luhur Batukaru, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Akses Terbuka Lebar, Minat Studi ke Luar Negeri Terus Meningkat

balitribune.co.id | Denpasar - Minat pelajar Bali untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri terus menunjukkan peningkatan. Kemudahan akses informasi serta semakin terbukanya pilihan kampus internasional menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya antusiasme tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Bangli Gelar Upakara Tumpek Uye, Tegaskan Komitmen Pelestarian Alam dan Satwa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan Upakara Tumpek Uye untuk mengimplementasikan Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi demi mewujudkan Bali Era Baru. Ritual sakral tersebut dipusatkan di Pura Dalem Prajapati, Desa Adat Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.