Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keselamatan Masih Terabaikan, Marak Nelayan Hilang di Laut

Bali Tribune/ HILANG - Pencarian terhadap Hasan Sidik yang hilang di perairan Melaya Senin (25/11) sore hingga Rabu (27/11) belum membuahkan hasil.
balitribune.co.id |  Negara- Marakanya musibah di perairan seperti nelayan hilang saat melaut hingga penumpang kapal penyeberangan yang terjatuh dan tenggelam saat pelayaran diduga terjadi karena diabaikannya faktor-faktor keselamatan. Salah satunya terkait pemakaian alat perlindungan diri (APD) seperti life jacket yang masih sangat jarang digunakan oleh nalayan pada saat melaut atau berlayar.
 
Musibah di perairan memang kerap terjadi di wilayah perairan Jembranan. Teranyar seorang nelayan seorang nelayan, Hasan Sidik (49) warga Banjar Melaya Pantai, Kecamatan Melaya dilaporkan hilang Senin (25/11) sore. Nelayan tradisonal ini pamit melaut memancing ikan seorang diri Senin dini hari sekitar pukul 05.30 Wita. Jukung korban ditemukan dalam keadaan terombang-ambing tanpa awak di perairan Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya yakni dengan jarak sekitar 2 mil dari bibir pantai setempat.
 
Hingga kini masih dilakukan pencarian baik oleh jajaran dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Satpol Air Polres Jembrana, BPBD Kabupaten Jembrana serta masyarakat setempat masih melakukan pencarian. Selain di tengah laut, penyisiran juga dilakukan di pantai. 
 
Kasatpol Air Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo dikonfirmasi Rabu (27/11) mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas termasuk di wilayah perairan. Ia mengakui warga yang beraktiftas di perairan masih mengabaikan faktor-faktor keselamatan. Salah satunya penggunaan alat perlindungan diri yang menurutnya harus digunakan oleh setiap orang yang beraktiftas diperairan. “Kalau berkendara di darat ya wajib menggunakan helm bagi roda dua dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. Kalau di laut harus menggunakan life jacket. Itu sudah standar minimal. Seharusnya sudah disadari bersama kebutuhan akan keselamatan di perairan,” ujarnya. 
 
Dikatakannya, selama ini penggunaan life jacket masih sangat minim, tidak hanya dikalangan nelayan tetapi juga di pelayaran kapal. “Jangan berfikir baru warga pesisir pintar berenang, tapi kondisi alam maupun kondisi tubuh saat berada di tengah laut juga terkadang tidak bisa kita ketahui. Sehingga minimal kita antisipasi menggunakan alat keselamatan, sehingga ketika cuaca buruk, ombak tinggi, kecelakaan di laut, mengantuk bahkan sakit atau ketiduran saat melaut ada perlindungan diri. Kalau di kapal life jacketnya standby dan juga di gunakan hanya saat keadaan darurat saja,” paparnya. 
 
Ia mengaku sudah sering mengimbau warga nelayan di pesisir. “Bisa ditanyakan langsung, setiap turun baik itu sosialisasi maupun sambang sudah kami wanti-wanti, kalau berlayar baik pakai jukung (sampan tradisional) atau perahu, harus menggunakan life jacket. Kami juga sudah pernah serahkan sarana life jacket dan life buoy (pelampung), tapi alasanya ribet. Seharunya keselamatan diri masing-masing menjadi prioritas sebelum menyelamatkan orang lain. Kesadaran ini yang harus ditumbuhkan karena sudah sering kejadiannya (nelayan tenggelam saat berlayar atau melaut),” paparnya.
 
Selain melengkapi diri dengan APD seperti life jacket dan alat komunikasi, pihaknya mengimbau agar nelayan tidak lagi pergi melaut seorang diri. “Minimal berangkatnya berdua, sehingga apabila ada kejadian di tengah laut, ada yang mengetahui dan menolong. Ini kan sudah sering ada kejadian, berangkat melaut seorang diri, tahu-tahu hilang dan jukungnya terombang-ambing di tengah laut, akhirnya tidak ada yang menolong, tidak ada yang tahu lokasi jatuhnya, apalagi kronologis kejadiannya,” tandasnya.
 
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana I Komang Sudhiarsa mengatakan kendati area penyisiran pada operasi hari ketiga Rabu kemarin semakin diperluas hingga radius 2 mill dari perairan Selat Bali hingga perairan Pebuahan, Negara dengan mengerahkan armada ruber boat BNPP dan BPBD serta speedboat Satpol Air Polres Jembrana, termasuk juga penyisiran di pantai dari Klatakan sampai Tuwed, namun masih belum juga membuahkan hasil. “Kami sudah perluas area pencarian, tapi masih nihil. Kami imbau setiap melaut agar menggunakan life jacket,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Rayakan HUT ke-27, PP Polri Tegaskan Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki usia ke-27 tahun, Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung institusi kepolisian dalam mewujudkan Polri yang Presisi. Meski telah memasuki masa purna bhakti, semangat pengabdian para purnawirawan dinilai tidak pernah surut.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Ketahanan Keluarga, ASN Kini Bisa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui kehadiran orang tua—khususnya ayah—dalam pengasuhan anak terus mendapat dukungan lintas kementerian. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi menerbitkan Surat Nomor B/257/M.KT.02/2026 pada 10 Juli 2026, yang memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Les Kelanguan Memukau PKB XLVIII, Duta Badung Angkat Spirit Mebuug Buugan Kedonganan

balitribune.co.id | Denpasar – Kalangan Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar dipadati penonton yang antusias menyaksikan penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Selasa (7/7/2026) pukul 17.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Tak Menyerah, Bupati Adi Arnawa Pastikan Banding terkait Putusan Tower Rp3,3 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menolak menyerah setelah divonis kalah dalam gugatan perdata bernilai fantastis Rp3,3 triliun yang diajukan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BTS). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memastikan langkah hukum banding segera ditempuh untuk melawan putusan Pengadilan Negeri Denpasar yang menyatakan pemerintah daerah melakukan wanprestasi dalam kerja sama menara telekomunikasi terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Uang Puluhan Juta di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id I Semarapura - Respons cepat dan terukur kembali ditunjukkan jajaran Polsek Nusa Penida. Melalui gerak sigap Tim Jalak Nusa, kasus dugaan tindak pidana penggelapan uang yang terjadi di Restaurant Pondok Baruna, Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, berhasil diungkap hanya dalam hitungan jam pada Jumat (10/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polsek Nusa Penida Selidiki Dugaan Penggelapan Retribusi Pariwisata di Pelabuhan Banjar Nyuh

balitribune.co.id I Semarapura - Jajaran Polsek Nusa Penida mulai menyelidiki pengaduan dugaan penggelapan dana retribusi pariwisata di kawasan Pelabuhan Banjar Nyuh, Nusa Penida. Pengaduan yang diajukan kreator konten asal Nusa Penida, Alit Werdi Suputra, bersama penasihat hukumnya itu kini masih dalam tahap penyelidikan (lidik).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.