Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kesulitan Solar, Ratusan Nelayan Menganggur

Bali Tribune / SOLAR - Nelayan di pesisir Desa Pengambengan kini kesulitan untuk melaut. Sejak beberapa bulan terakhir mereka banyak yang tidak melaut karena faktor cuaca serta belum ada rekomendasi pembelian solar bersubsidi dari Pemerintah.

balitribune.co.id | NegaraRatusan nelayan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, sudah empat bulan terakhir kembali menghadapi kesulitan untuk melaut. Pasalnya, selain akibat cuaca buruk juga diperparah dengan belum adanya rekomendasi pembelian minyak solar subsidi dari pemerintah.

Salah seorang nelayan Desa Pengambengan, Mifta Surgana Kamis (11/5) mengaku salah satu faktor penyebab nelayan tidak melaut selama berbulan-bulan karena kondisi cuaca laut yang masih tidak bersahabat, "Sudah sekitar 4 bulan ini sangat sepi yang melaut,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa nelayan nekat melaut namun hasilnya tidak maksimal bahkan tidak balik modal. Dengan mengandalkan satu perahu selerek menurutnya hasilnya tidak optimal. Terlebih para nelayan saat ini juga tidak bisa membeli solar bersubsidi.

"Biasanya di perahu selerek beroperasi berpasangan. Tapi ada yang nekat melaut hanya menggunakan satu perahu. Selain itu, harga solar juga mahal, dan kami belum mendapatkan rekomendasi untuk mendapatkan subsidi solar," paparnya.

Dengan kondisi yang dihadapi para nelayan tersebut, tidak sedikit nelayan yang menambatkan perahunya di areal Dermaga PPN Pengambengan maupun muara Perancak terpaksa beralih pekerjaan. Banyak nelayan kini mencari nafkah menjadi buruh bangunan agar mencukupi kebutuhan hidup mereka.

"Di sini, sebagian besar masyarakat berkerja sebagai nelayan. Jika tidak melaut, mereka akan kesulitan mencari makan. Banyak yang akhirnya menjadi buruh bangunan untuk bertahan," tuturnya.

Kendati saat ini sedang berlangsung proses pengajuan rekomendasi pembelian solar subsidi, namun para nelayan belum mendapatkan kepastian dari pemerintah.

"Kami terus berupaya mengurus rekomendasi pembelian solar, termasuk dengan mengajukan permohonan di Provinsi Bali," ungkap Ketua himpunan nelayan seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jembrana, I Made Widanayasa. Ditengah kondisi ikan yang masih langka, diakuinya banyak nelayan saat ini memilih tidak melaut.

Menurutnya nelayan saat ini berupaya meminimalisir kerugian. "Ikan masih jarang, dan kondisi laut masih tidak memungkinkan, sehingga sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut," jelasnya.

Kini nelayan di Pengambengan berharap ada perhatian dan solusi yang tepat dari pemerintah sehingga mereka dapat kembali melaut dan mendapatkan hasil yang memadai. Kini kelangsungan hidup mereka sebagai nelayan tangkap menunggu dukungan dan bantuan yang cepat dan tepat dari pemerintah. 

wartawan
PAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click

Puting Beliung Terjang Sesandan, Atap 9 Rumah Warga Porak-poranda

balitribune.co.id I Tabanan - Angin puting beliung menerjang sejumlah rumah di lingkungan Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4/2026) sore. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya ada sembilan rumah warga yang atapnya mengalami kerusakan akibat peristiwa itu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.