Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keterbatasan Tenaga dan Alat, TPST di Desa Mangkrak

Bali Tribune/ MANGKRAK - TPST di Desa Dangintukadaya, Jembrana yang hingga kini belum difungsikan.
balitribune.co.id | Negara - Kendati di sejumlah desa telah dibangun Tempat Pembuangan Sampah  Terpadu (TPST), namun belakangan ini justru tempat penampungan dan pemilahan sampah ini belum beroprasi. Kini bangunan yang cukup megah yang dibangun menggunakan dana APBDes tersebut terkesan  mangkrak. 
 
Seperti TPST di Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana yang kini tidak berfungsi. Sejak TPST yang berlokasi di areal setra desa setempat itu selesai dibangun sekitar 2017 lalu hingga kini tampak sepi aktifitas. Pembuangan maupun pemilahan sampah sama sekali belum berjalan.  Justru sampah banyak dijumpai di pingaran alur sungai yang berada di barat TPST tersebut. Begitupula sampah dari aktifitas disetra didesa yang memilki 5 banjar ini belum sepenuhnya tertampung di TPST  tersebut. Warga sekitar menyebut aktifitas TPST terkendala TPST ini lantaran belum tersedia petugas maupun sarana pengangkut sampah serta mesin  pencacah.
 
Kondisi serupa juga terjadi di TPST di Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo. TPST yang dibangun 2017 lalu dengan memanfaatkan lahan  belakang eks Gedung  SD Negeri 5 Penyaringan ini hingga belum berjalan maksimal. Sejak dibangun memang sempat beroperasi sebatas menampung sampah plastik (non organik) yang berasal dari beberapa banjar. Namun lantaran terkendala petugas angkut, sampah dari rumah warga  ke TPS, membuat proses penampungan maupun pemilahan berjalan tersendat.  Padahal di TPST yang bantuan Kantor LHKP Jembrana dan kini dikelola Bumdes Penyaringan ini sudah disediakan dua unit kendaraan pengangkut.
 
Kepal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana I Wayan Sudiarta mengakui memang baru beberapa TPST yang sudah berjalan seperti di Kelurahan Lelateng, Kelurahan Pendem, serta Desa Melaya. Sejatinya tahun ini beberapa TPST di desa sedianya  dibantu mesin pencacah termasuk sarana pendukung lainnya, namun karena keterbatasan anggaran diperubahan APBD 2019, bantuan sarana untuk TPST belum berjalan. “Memang ada beberapa desa yang sudah membangun  TPST secara mandiri, namun untuk mendukung agar penanganan sampah  bisa berjalan dengan baik, dinas rencananya  memberikan mesin pencacah termasuk sarana lainnya, tapi karena anggaran belum mencukupi, diusulkan ditahun  2020,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Bersama Desa Adat dan Bapak Angkat Kebersihan Hijaukan Pura Beji Penatih

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga kesucian lingkungan sekaligus kelestarian alam kembali ditunjukkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Bersama bapak angkat kebersihan Kelurahan Penatih serta seluruh elemen Desa Adat Penatih, Walikota Jaya Negara melaksanakan aksi kebersihan dan penghijauan di kawasan Pura Beji Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beli All New Honda Vario 125, Konsumen di Bali Langsung Naik Level ke 'Racer' di Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Mangupura - Jika ada konsumen Bali yang membeli All New Honda Vario 125 melalui program ‘Hepigo’ hari ini, Sabtu (24/1) begitupun selanjutnya, otomatis keanggotoaan Experience Point (XP) mereka akan naik level. Demikian penjabaran program poin ‘Hepigo’ yang disampaikan HC3 Analyst Astra Motor Bali, Putra disela-sela launching sekaligus pengenalan fitur, Loyality konsumen (customer Loyality Program) di aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.