Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua DPRD Bangli Dorong Desa Adat Buat Pararem Pengelolaan Sampah

 Ketua DPRD Bangli Ketut Suastika.
Bali Tribune / Ketua DPRD Bangli Ketut Suastika.

balitribune.co.id I Bangli - Pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landih, Bangli, yang saat ini masih menerapkan metode open dumping dikhawatirkan bisa menjadi bom waktu kedepannya. Jangan sampai persoalan TPA Suwung terjadi di kabupaten Bangli. 

Oleh karena itu untuk pengolahan sampah berbasis sumber mesti dioptimalkan sebelum TPA Landih menerapkan metode control landfill. Selain itu, masing-masing desa adat turut dihimbau untuk membuat pararem terkait pengolahan sampah ini. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Bangli I Ketut Susatika  saat dikonfirmasi tata Kelola persampahan di Bangli pada Kamis (23/4/2026). Menurut politisi PDI-P ini TPA Landih diberikan waktu sampai bulan Agustus tidak boleh lagi menerapkan metode open dumping.

"Karena itu, sampah harus dikelola dengan baik jangan sampai terjadi pencemaran lingkungan.  Jadi Pemkab wajib menjalankan itu," ungkapnya. 

Kata Susatika meskipun secara samar-samar, tidak ada persoalan sampah di Kabupaten Bangli, namun demikian kita harus mempersiapkan dan menjalankan secara bertahap dan serius, agar tak terulang kasus TPA Suwung terjadi di kabupaten Bangli.  Dalam hal ini, yang terpenting pengolahan sampah berbasis sumber. Hilirnya di masyarakat secara langsung.

"Sebenarnya di Bangli, ini sudah berjalan dikelola oleh desa adat. Tapi pemerintah daerah juga harus melakukan pemantauan dan monitoring terhadap langkah-langkah pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat," sebut politisi asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku Bangli ini.  

Masyarakat didorong untuk melakukan pengelolaan sampah berbasis sumber secara baik. "Pengawasan dilakukan, Jangan sampai, pengelolaan sampah ini menjadi pelanggaran lingkungan," harapnya. 

 Pihaknya juga menghimbau desa adat membuat pararem terkait pengolahan sampah yang baik dan benar. "Dengan pararem soal sampah dimasukkan ke awig-awig,  tentu akan membuat kesadaran masyarakat terkait pengolahan sampah menjadi lebih baik," tegasnya . 

Pihaknya berharap dengan apa yang telah dilakukan persoalan sampah bisa tuntas kedepannya di wilayah Bangli. 

wartawan
SAM
Category

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Utara

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ipda Haris Budiyono Adukan Dua Media ke Dewan Pers

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ipda Haris Budiyono yang mengadukan dua media siber ke Dewan Pers. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat dan konstitusional bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.