Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua DPRD Sangat Mendukung Rasionalisasi Anggaran Dewan Untuk Penanganan Covid-19

Bali Tribune / BANTUAN - Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana (kedua dari kanan) saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak covid-19

balitribune.co.id | Amlapura - Penanganan pandemi Covid-19 sesuai arahan pemerintah pusat yang difokuskan pada 3 bidang, yakni Bidang Kesehatan, Dampak Ekonomi dan Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net) tentu memerlukan anggaran yang cukup besar di masing-masing daerah.

Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut pada Rabu (29/4/) kemarin menyatakan, jika pihaknya di lembaga DPRD pada intinya setuju penyediaan anggaran untuk penanganan Covid-19 asalkan sesuai dengan ketentuan dan sepanjang peruntukannya tepat sasaran. “Dan kami harapkan pihak eksekutif serius menangani penyebaran Covid-19 ini, mengingat masih bertambahnya kasus terkonfirmasi positif transmisi lokal,” ujarnya.

Dalam rangka penanganan Covid-19, pihaknya telah beberapa kali mengundang TAPD Pemkab Karangasem untuk mengadakan rapat koordinasi untuk membahas penganggaran Covid-19, “Terakhir sesuai surat undangan yang telah kami kirim ke eksekutif untuk rapat pada tanggal 28 April 2020, tetapi justru pihak eksekutif sendiri yang tidak hadir,” lontarnya.

Alasan pihaknya mengundang pihak eksekutif khususnya tim TAPD, karena pihaknya membaca di media jika Bupati telah menganggarkan Rp. 86,7 M untuk penanganan Covid-19. Rapat pertama dengan TAPD  disampaikan eksekutif kepada anggota dewan jika jumlah anggarannya menjadi Rp. 36 M, lalu saat rapat kedua berkurang lagi menjadi hanya tersisa Rp. 12 M. “Saya mempertanyakan konsistensi eksekutif dalam merancang anggaran penanganan Covid-19. Kemanakah anggaran Rp. 86,7 M tersebut,” selidiknya.

“Jangankan belanja perjalanan dinas yang merupakan anggaran tidak wajib, gaji pun dipangkas saya siap. Namun saya pun berharap unsur pimpinan eksekutif di Karangasem juga berani melakukan hal yang sama,” selorohnya. Bahkan menurutnya anggaran aspirasi pokok-pokok pikiran DPRD pun telah lebih dulu di nolkan oleh eksekutif. “Untuk itu perlu koordinasi dan komunikasi yang baik antar lembaga eksekutif dan legislatif, “ pungkasnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.