Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketut Agus Juara Seri Kualifikasi “Nias Pro 2018”

JUARA – Peselancar andalan Bali, Ketut Agus berhasil menjuarai seri kualifikasi “Nias Pro 2018”

BALI TRIBUNE - Peselancar muda berbakat Indonesia, Ketut Agus dan Vittoria Farmer (Australia) baru saja memenangkan seri kualifikasi “world surf league” (WSL) “Nias Pro 2018” pada divisi pria dan wanita, setelah 4 hari menjelajahi gelombang ombak yang sempurna dan indah di Lagundri Bay, salah satu pulau terpencil di Nias, Indonesia. Head of Media Communications Rip Curl SE Asia Gamelia Carbery, di Kuta, Selasa (28/8), menuturkan, berselancar di salah satu pecahan ombak terbesar di dunia, babak final ini telah menjadi sorotan bahwa perkembangan dunia selancar di wilayah Asia sangatlah luar biasa. Pada babak final pria, selain Kaito Ohashi (Jepang), Justin Bu’Ololo (surfer lokal) dan Kailani Johnson (Bali), surfer yang juga menjadi sorotan, yaitu Ketut Agus yang berhasil meraih kemenangan dan menjadi keberhasilan terbesar dalam karirnya yang masih belia. “Saya sangat senang bisa memenangkan kompetisi WSL. Saya bisa bersaing dengan peselancar dari Australia, AS, Brasil, Jepang, dan masih banyak lagi negara-negara dengan peselancar yang hebat. Saya akan berangkat ke Pulau Simeulue untuk kompetisi yang berikutnya, semoga bisa menang lagi di sana,” kata Ketut Agus, yang masih berusia belia, 17 tahun. Pemuda asal Bali ini memiliki rekor kompetitif elit di tingkat junior. Anak muda ini dengan percaya diri mengambil tiap kesempatan dan mengalahkan banyak pesaing internasional yang sudah berpengalaman. Surfer asal Australia, Vittoria Farmer mendominasi seluruh putaran dari awal hingga akhir dan melaju ke babak final dengan nilai awal  yang luar biasa (8,70), dan meninggalkan Nossa yang berusia 20 tahun. Surfer perempuan asal Bali, Kailani Johnson menemukan beberapa ombak yang baik selama final untuk terus memimpin dengan nilai 6,90, namun Farmer memberikan hasil lebih baik. “Saya menikmati gelombang ombak yang sempurna dan bisa memenangkan kompetisi WSL di salah satu ombak terbaik dunia adalah perasaan yang luar biasa. Bisa berselancar dengan para gadis lain di air adalah luar biasa,” kata Farmer. Justin Bu”Ulolo, sang juara lokal yang berselancar dengan sangat cemerlang di babak perempat final dan menyingkirkan peselancar terkenal Indonesia, Dede Suryana. Namun pada babak semi final, Justin Bu”Ulolo tidaklah beruntung dan gagal mendapatkan nilai 8,00 yang merupakan nilai tertinggi pada babak semifinal itu, hingga akhirnya menyerah kepada surfer asal Jepang, Kaito O Hashii. Surfer asal USA, Skip McCullough (Cal/San Diego) menempati posisi ke-3, setelah kalah pada babak semifinal melawan Ketut Agus. Sepanjang kompetisi ini McCullough sangat ahli dalam mengendarai ombak dan mendapatkan banyak nilai tinggi. “Ini adalah salah satu tempat dengan gelombang ombak terbesar di dunia dan sangat menyenangkan bisa berkompetisi dengan ombak yang berkualitas. Sirkuit WSL di Indonesia memang luar biasa dan saya sangat menantikan kompetisi selanjutnya di Pulau Simeulue minggu depan dengan ombak yang lebih sempurna,” harapnya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click

Sanggar Naya Art Tampil Memukau dalam Utsawa Gong Kebyar Dewasa

balitribune.co.id I Gianyar - Komunitas Seni Sanggar Naya Art, Banjar Menguntur, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, tampil sebagai Duta Kabupaten Gianyar pada ajang Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di Panggung Terbuka Ardha Candra, Rabu (8/7/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.