Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kewalahan Hadapi Kemacetan, Dishub Badung Akui Kekurangan Personel Lapangan

macet
Bali Tribune / Kemacetan yang kian parah di kawasan pariwisata Kabupaten Badung ternyata tidak diimbangi dengan jumlah personel pengatur lalu lintas yang memadai

balitrib une.co.id | Mangupura - Kemacetan yang kian parah di kawasan pariwisata Kabupaten Badung ternyata tidak diimbangi dengan jumlah personel pengatur lalu lintas yang memadai. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mengakui hanya memiliki sekitar 160 personel lapangan untuk mengawal arus kendaraan di wilayah pusat kunjungan wisata tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi, Selasa (14/7/2026), menjelaskan bahwa secara total Dishub memiliki sekitar 300 personel. Namun, tidak semuanya bertugas di lapangan karena sebagian harus mengisi fungsi administrasi dan bidang teknis lainnya.

"Yang bergerak di lapangan adalah petugas UPTD. Untuk Badung Selatan sekitar 90 personel, sedangkan Badung Utara sekitar 70 personel. Jumlah ini sebenarnya masih kurang," ujar Rahmadi.

Ia mengakui jumlah tersebut belum mampu mengimbangi kebutuhan pengaturan lalu lintas di Badung yang setiap hari menghadapi kepadatan kendaraan, khususnya di kawasan Kuta, Canggu, Seminyak, hingga Jimbaran. Akibat keterbatasan personel, Dishub terpaksa hanya menempatkan petugas di titik-titik yang dianggap paling rawan macet.

"Karena personel terbatas, kami hanya menugaskan mereka di titik-titik prioritas saja," jelasnya.

Kondisi ini dirasa semakin berat saat musim liburan, hari raya, atau agenda besar yang memicu lonjakan kendaraan. Pada momen tersebut, petugas bahkan harus bekerja maksimal tanpa pola pergantian shift agar seluruh titik prioritas tetap terlayani.

"Kami sangat membutuhkan tambahan personel di lapangan. Semoga ke depan kami bisa mendapatkan penambahan jumlah personel," harapnya.

Meski telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas di Badung Selatan dan kawasan Canggu sebagai solusi jangka pendek, pengakuan Dishub ini menunjukkan bahwa persoalan kemacetan tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya volume kendaraan, tetapi juga keterbatasan sumber daya manusia.

Di tengah data jumlah kendaraan di Badung yang telah menembus lebih dari satu juta unit, keterbatasan 160 personel lapangan menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengantisipasi kemacetan yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat serta wisatawan.

wartawan
ANA
Category

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Hantam Desa Adat Sade, Ratusan Pelaku Pariwisata Terdampak

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata memastikan pemulihan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu dilakukan secara terkoordinasi. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah NTB, Forkopimda, Poltekpar Lombok, dan stakeholder ekosistem pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.