Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kini, Pelaku Narkoba Dirantai

DIRANTAI – Para tahanan narkoba mulai saat ini dirantai kaki dan tangannya. Ini dilakukan agar mereka menjadi jera.

BALI TRIBUNE -  Polresta Denpasar benar-benar tidak memberikan ampun bagi para pelaku narkoba. Di tahun 2019 ini, kaki dan tangan para pelaku narkoba diborgol. Tidak hanya itu saja. Rambut mereka juga dicukur gundul lalu dipamerkan kepada wartawan di tempat umum. Seperti yang dilakukan di depan Patung Padarakan Rumeksa Gardapati (PRG) di Monumen Bajra Sandhi Renon, Senin (7/1) sore. Sebanyak 20 tersangka penyalahguna narkoba dipamerkan dengan kondisi kedua tangan dan kaki mereka dirantai. Hal tersebut menyita perhatian masyarakat umum yang sedang berolahraga. “Ini (kaki dan tangan dirantai) untuk memberikan efek jera dan tidak melarikan diri. Kepala mereka juga dugunduli. Siapapun yang terlibat narkoba akan kita tindak tegas dan ditembak apabila melawan,” ujar Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan didampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Aris Purwanto. Menariknya, 20 tersangka itu merupakan hasil penangkapan selama sepekan terakhir yang dilakukan tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar dan Satgas CTOC. Mereka terdiri dari pengedar dan pengguna.  “Salah seorang di antaranya perempuan dan tiga orang residivis,” ungkapnya. Dua tersangka yang sebelumnya pernah terlibat kasus narkoba, yaitu Arta (43) dan Herman (48) yang ditangkap Polresta Denpasar dan sama-sama bebas dari LP Kerobokan tahun 2017. Kemudian Yanto (35) pernah ditangkap Polda Riau karena kasus gratifikasi pajak dan keluar penjara tahun 2015. Sedangkan tersangka lainnya yaitu Alit (38) Rolan (24),  Putu (27),  Dwi (38), Agus (30), Rizky (23),  Aryanto (36),  Destiana (27),  Wisono (26), Mudin (28), Widianto (27), Jonatan (22),  Juipo (38) Vendy (24), Dita (36),  Ridwan (26) serta Latif (35). Sementara, barang bukti yang diamankan berupa sabu 22, 9 gram, ekstasi   25 butir, ganja 308 gram, pil koplo 8.210 butir serta pil destroy  500 butir. “Sebagian dari para tersangka mengaku mendapat barang dari seorang narapidana di salah satu lembaga pemasyarakatan di Bali. Ada juga menerima pasokan narkoba dari Banyuwangi,” terang mantan Kapolres Badung ini. Dengan jumlah barang bukti  sebanyak itu, setidaknya berhasil menyelamatkan 5.000 orang dari bahaya narkoba. "Kalau harga atau nilai uangnya tergantung dari pembelinya. Tapi generasi muda atau masyarakat Bali, khususnya Denpasar yang berhasil kita selamatkan sebanyak lima ribu orang," pungkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.