Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kisruh Mutasi Guru dan Kepala Sekolah, BKPSDM Akui Ada Kesalahan Administrasi

Bali Tribune / Ketua BKPSDM Karangasem, I Gusti Made Rinceg

balitribune.co.id | Amlapura - Kebijakan Mutasi terhadap 426 orang Guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Karangasem menuai kritikan pedas dari masyarakat maupun anggota DPRD Karangasem, pasalnya pasca SK Mutasi terhadap ratusan pahlawan tanpa tanda jasa tersebut diterbitkan, berbagai persoalan muncul diantaranya banyak sekolah yang awalnya memang kekurangan guru pengajar malah tambah kekurangan guru lantaran guru yang ada disekolah tersebut terkena mutasi kesekolah lain.

Ada pula dalam satu sekolah terdapat dua Kepala Sekolah, itu terjadi di SDN 6 Tianyar. Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Komang Sartika, kepada media ini Rabu (22/9/2021) menyayangkan ketidak cermatan Pemkab Karangasem dalam mengeluarkan kebijakan mutasi tersebut. Menurutnya itu jauh dari apa yang disampaikan Bupati Karangasem dalam sambutannya secara virtual saat mutasi tersebut dilaksanakan, dimana saat itu bupati menyampaikan jika mutasi tersebut sudah melalui kajian tim dan untuk asas pemerataan dan tidak ada unsur politik apalagi politik balas dendam.

Namun kenyataannya kata Komang Sartika, banyak sekolah yang awalnya kekurangan guru dan sekarang malah makin kekurangan guru akibat guru yang sudah ada di sekolah itu dimutasi ke sekolah lainnya. “Itu terjadi di  Desa Ban, Kecamatan Kubu, disana banyak sekolah yang kekurangan guru, dan sekarang malah tambah kekurangan guru karena guru yang ada disana dimutasi ke sekolah lainnya, sementara disekolah tersebut tidak diberikan guru pengganti,” sebutnya.

Selain itu kata Sartika, banyak guru yang terancam tidak bisa memenuhi persyaratan untuk sertifikasi lantaran guru bersangkutan dipindahkan ke sekolah yang siswanya sedikit. “Persyaratan untuk sertifikasi kan jam mengajarnya harus 24 jam, nah bagaimana guru tersebut bisa mendapatkan jam mengajar 24 jam, kalau dipidahkan ke sekolah yang siswanya sedikit,” kritiknya. Di Desa Tulamben juga ada guru asli warga disana yang tengah hamil tua dimutasi ke Desa Subagan, Karangasem. Ini juga sangat disayangkan Sartika, karena dari sisi kemanusiaan semestinya guru yang sedang hamil tersebut tidak di mutasi ketempat yang jauh.

Lanjut Sartika, di Kepala Sekolah SMP 5 Kubu yang berprestasi tingkat nasional, dimutasi atau dipidahkan ke sekolah di Baturinggit yang tidak ada muridnya. Kendati kebijakan mutasi ini banyak menuai persoalan, namun demikian sebagai anggota dewan dirinya menghormati kebijakan mutasi tersebut, karena merupakan hak preoregatif bupati. Cuman pihaknya menyarankan agar SK mutasi terhadap guru dan Kepsek tersebut ditinjau ulang dan dibenahi.

Sementara itu, terkait permasalahan dilapangan yang terjadi pasca terbitnya SK mutasi tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Karangasem, I Gusti Gede Rinceg kepapda awak media mengakui memang terjadi kesalahan administratif terkait dengan munculnya dua SK kepala sekolah tersebut.

"Soal itu memang terjadi kesalahan administratif, untuk yang dobel Itu seharusnya satu orang jadi guru dan satu jadi kasatdik, nah yang seharusnya guru inilah terjadi salah ketik sehingga menjadi kepala sekolah,” tegasnya. Dan permaslahan administratif tersebut sudah langsung disikapi oleh Dinas Pendidikan Karangasem dengan melakukan evaluasi untuk bisa merevisi SK tersebut, karena memang secara administratif itu keliru tapi secara fisik orangnya tidak.

Sedangkan soal ada guru satu mata pelajaran yang double, pihaknya juga akan segera melakukan evaluasi termasuk melihat rombongan belajar (rombel) nya terlebih dahulu. Karena memang untuk sekolah yang Rombelnya gemuk dan sampai ada dua shift sangat memungkinkan diisi dua guru  untuk satu mata pelajaran. Namun jika nanti misalnya ditemukan kenyataan dilapangan bahwa Rombelnya standar maka nanti seijin Bupati Karangasem akan dikembalikan dengan nota Dinas sehingga pelayanan pendidikan bisa tetap berjalan dengan baik.

Terkait kekeliruan yang terjadi tersebut menurutnya itu hal yang biasa terjadi, mengingat jumlah mutasi yang cukup banyak sehingga kemampuan untuk melihat menjadi terbatas. "Jangankan saat ini mutasi sampai 426, kadang - kadang mutasi seratus saja juga bisa seperti ini karen akita bekerja dengan tim, oleh sebab itu ini lah yang perlu dipahami bersama,” ucapnya.

wartawan
AGS
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.