Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Klaster Prosesi Adat Papar Puluhan Warga Ubud

Bali Tribune / Ilustrasi - ist

balitribune.co.id | GianyarPandemi Covid-19 belum berlalu, namun kewaspadaan masyarakat cenderung menurun. Bahkan kekhawatiran banyak pihak terhadap munculnya klaster baru seiring maraknya prosesi adat dan keagamaan pun terbukti. Di Banjar Tebongkang, Singakerta, Ubud, tercatat puluhan warga terpapar Covid-19 pasca kegiatan adat perkawinan dan penguburan di banjar setempat.

Dari informasi yang dihimpun Bali Tribune, hingga hari Kamis (12/11), tercatat sudah 28 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19.  Kondisi ini membuat warga setempat resah karena penambahan ini terjadi dalam hitungan hampir bersamaan. Dari keterangan warga, terungkapnya kasus ini terjadi setelah adanya upacara Perkawinan adat dan juga penguburan jenasah yang melibatkan banyak warga. "Awalnya ada dua keluarga yang terpapar. Namun setelah upacara adat ini, terjadi penambahan kasus yang cukup meresahkan," ungkap salah seorang warga.

Sekda kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya membenarkan terjadinya klaster baru di Banjar Tebongkang. Disebutkan, pihaknya sudah langsung melakukan investigasi surveilans pada hari Rabo (11/11) lalu. Dari temuan tim, ada dua klaster yaitu klaster pernikahan dan klaster penguburan jenasah. "Dugaan sementara, penyebarannya berasal dari dua keluarga berbeda, tapi masih dalam satu ikatan klan atau dadia," jelasnya.

lihat foto : Babinkantibmas Desa Singakerta sosialisasikan prokes ke warga Banjar Tebongkang, Singakerta, Ubud

Lanjutnya, penularan ini berawal dari klaster acara pernikahan akhir Oktober lalu di kediaman keluarga IKM. Pasca pernikahan itu,  IKM dan salah satu anaknya mengalami keluhan batuk dan demam. Hingga akhirnya dipastikan positif terpapar covid-19. "Bapak dan anak ini pun hingga kini masih menjalani karantina. Menyusul itu, Istri IKM yang seorang Nakes juga dinyatakan Positif dan saat ini menjalani isolasi di rumah,” terangnya.

Setelah upacara pernikahan itu, juga ada upacara penguburan jenasah pada tanggal 1 November di kediaman keluarga KY. Beberapa hari kemudian setelah acara penguburan, KY dan NMR (istri ) mengalami keluhan batuk dan demam. Hasilnya juga sama, mereka positif terpapar covid-19 dan menjalani perawatan di RSPTN Unud. Dari dua klaster ini kemudian dilakukan tracking dari dua sumber penularan diatas. Dari 32 orang dilakukan tes swab di RS Payangan ada tanggal (9/11), hasilnya sementara 8 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 1 orang dilakukan swab di RSUD Sanjiwani dengan hasil juga positif. Total kontak erat sementara yg sudah dinyatakan positif sebanyak 9 orang, saat ini mereka masih proses karantina. Tidak cukup sampai disitu, penambahan kasus positif kontak erat hingga Kamis ini sebanyak 14 orang, sehingga keseluruhan berjumlah 28 orang.

Atas nyembulnya dua Klaster ini, Sekda Wisnu meminta  seluruh masyarakat Gianyar agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti protokol kesehatan. Terpenting lagi berpedoman pada Pergub serta edaran MDA dan PHDI dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Dari Kasus ini, pihaknya sudah mengkarantina semua kasus positif secepatnya. Perluasan cakupan tracking yang memungkinkan terjadi penularan cepat.

"Tebongkang juga kami tutup dan batasi perluasan. Karena secara teori akan ada penularan cepat 1 berbanding 3, " pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.