Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KM Perintis Sanus 51 Jadi Primadona, Arus Mudik Via Pelabuhan Celukan Bawang Mulai Ramai

Bali Tribune MUDIK - Lonjakan arus penumpang yang akan mudik melalui Pelabuhan Celukan Bawang. Penumpang dengan tujuan Pulau Sapeken, Madura Jawa Timur dan tujuan sekitarnya sesuai rute mulai terlihat memadati areal Dermaga 3 Pelabuhan Celukan Bawang, Sabtu (23/3).

balitribune.co.id | SingarajaKendati Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijryah kurang dua pekan, namun arus penumpang yang akan mudik ke kampung halaman melalui jalur laut Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak sudah mulai terlihat. Saat KM Perintis Sabuk Nusantara (Sanus) 51 merapat dipelabuhan tersebut, terlihat ratusan penumpang menaiki kapal yang melayani rute tertentu seperti Celukan Bawang–Sapeken-Kangean-Tanjung Perak-Kalianget-Labuhan Lombok.

Jadwal KM Perintis Sanus 51 merupakan program Tol Laut pemerintah yang melayani rute tertentu dengan jadwal tertentu pula. Para penumpang dengan tujuan Sapeken dan sekitarnya menjadikan KM Perintis Sanus 51 primadona alat transportasi untuk mengantar keluar masuk dari pulau mereka.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang I Gusti Agung Komang Arbawa, S.H., M.H. mengatakan, pihaknya memang tengah mempersiapkan sarana dan prasaran untuk mengantisipasi lonjakan penumpang via Pelabuhan Celukan Bawang yang melakukan mudik dan balik ke daerahnya masing-masing menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Kami akan melakukan sejumlah langkah untuk mengantipisai lonjakan pemudik untuk kelancaran, keamanan dan kenyamanan pengguna jasa selama periode mudik lebaran tahun 2024 melalui Pelabuhan Celukan Bawang,” ujar Arbawa didampingi I Nyoman Pantiasa pada Minggu (24/3).

Untuk itu menurutnya, saat ini tengah diupayakan penambahan frekuensi kedatangan kapal Perintis Sanus 51 termasuk KM Lintas Papua ke Pelabuhan Celukan Bawang yang sebelumnya hanya sekali dalam sepekan menjadi dua kali.

“Ini juga penambahan kapal bantuan penumpang untuk mengantisipasi penumpang yang tidak terangkut melalui Pelabuhan Celukan Bawang,” imbuhnya.

Ia menyebut saat ini terlihat ada lonjakan arus penumpang yang akan mudik melalui Pelabuhan Celukan Bawang. Penumpang dengan tujuan Pulau Sapeken, Madura Jawa Timur dan tujuan sekitarnya sesuai rute mulai terlihat memadati areal Pelabuhan di Dermaga 3 tempat KM Perintis Sanus 51 sandar.

“KM Perintis Sanus 51 memang merupakan program tol laut pemerintah yang melayani rute pendek dari Celukan Bawang–Sapeken-Kangean-Tanjung Perak-Tanjung Perak-Kalianget-Labuhan Lombok. Jalur ini mulai diminati masyarakat karena terjangkau dengan pemesanan tiket melalui on line,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.