Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KNPI Klungkung Tolak Usulan Pembangunan Patung Ida I Dewa Agung Jambe di Kerta Gosa

Ketua DPD KNPI Klungkung A.A. Gde Mega Ary Putra.
Bali Tribune / Ketua DPD KNPI Klungkung A.A. Gde Mega Ary Putra.

balitribune.co.id I Semarapura - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Klungkung secara resmi menyatakan keberatan atas usulan pembangunan patung Pahlawan Nasional Ida I Dewa Agung Jambe di kawasan cagar budaya Kerta Gosa. Sikap ini disampaikan melalui surat resmi nomor 241/008/DPD.KNPI.KLK/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026 yang ditujukan langsung kepada Bupati Klungkung, I Made Satria.

Surat penolakan tersebut merupakan respons terhadap arahan Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MSW III, dalam pertemuan antara perwakilan DPD RI Bali dengan Pemkab Klungkung pada 13 Mei 2026 lalu. Dalam pertemuan itu, muncul wacana untuk membangun patung baru di kawasan Kerta Gosa pada tahun anggaran 2026/2027.

Ketua DPD KNPI Klungkung, Anak Agung Gde Mega Ary Putra, ditemui Rabu 20/5/2026 menegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati penetapan Raja Klungkung XI tersebut sebagai Pahlawan Nasional sejak 6 November 2023. Namun, ia menilai pembangunan patung baru di Kerta Gosa tidak perlu dilakukan karena bentuk penghormatan visual sudah terpenuhi di tempat lain. 

"Patung beliau sesungguhnya sudah ada di dalam Monumen Ida I Dewa Agung Jambe. Selain itu, penamaan Alun-Alun Ida I Dewa Agung Jambe juga sudah menjadi bentuk penghormatan yang luar biasa," ujar Mega Ary Putra, didampingi Sekretaris IDG Krisna Adhi Nugraha,baru baru ini. 

Lebih lanjut, KNPI Klungkung membeberkan beberapa alasan utama di balik penolakan tersebut. 

Pertama yakni Menjaga Keaslian Cagar Budaya: Kawasan Kerta Gosa memiliki nilai sejarah dan estetika tinggi sebagai kawasan heritage. KNPI khawatir penambahan struktur baru tanpa kajian mendalam justru akan merusak tata ruang historis dan keaslian visual kawasan yang sangat sensitif tersebut. 

Kedua, Efisiensi Anggaran: KNPI berpandangan bahwa anggaran pemerintah daerah sebaiknya diprioritaskan untuk program-program kerja yang dinilai lebih mendesak dan menyentuh kebutuhan langsung masyarakat Klungkung. 

Ketiga, Optimalisasi Sosialisasi: Daripada membangun patung baru, pemerintah daerah didorong untuk lebih masif mensosialisasikan keberadaan patung dan nama alun-alun yang sudah ada kepada publik. 

"Semua prasyarat sebagai pahlawan nasional sudah terpenuhi. Sekarang tinggal bagaimana tugas pemerintah untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan patung di monumen dan nama-nama tempat yang sudah diganti untuk menghormati beliau," tegas Gung Mega. 

wartawan
SUG
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.