Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koarmada II Gelar Latihan Simulasi Penyelamatan Kapal Selam

SIMULASI -- Asops Pangkoarmada II Kolonel Laut (P) Sawa, SE., MM., resmi membuka “Latihan Simulasi Penyelamatan Kapal Selam” TA 2018 di Auditorium Puslatkaprang, Kolatkoarmada II, Ujung, Surabaya. Senin, (20/8).

BALI TRIBUNE - Asisten Operasi Pangkoarmada II Kolonel Laut (P) Sawa, SE., MM., mewakili Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, SE membuka Latihan Simulasi Penyelamatan Kapal Selam (LSPKS) di Auditorium Puslatkaprang, Kolatkoarmada II, Ujung, Surabaya. Senin, (20/8). Pangkoarmada II dalam sambutan tertulis dibacakan Asops Pangkoarmada II menyampaikan, Komando Armada II sebagai Kotama Operasional mengemban fungsi TNI AL bidang pertahanan di laut dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Dalam melaksanakan tugasnya selalu berpedoman pada tugas TNI AL, yaitu melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Keberhasilan tugas tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan dan profesionalisme setiap prajurit. “Dalam mengaktualisasikan tugas TNI AL dan profesionalisme prajurit, perlu adanya latihan pengembangan kemampuan personel TNI AL secara terus menerus dan menyesuaikan dinamika tugas yang selalu berkembang, salah satunya adalah latihan di bidang Search and Rescue (SAR) kapal selam yang mengalami kedaruratan. Serta melatih kesigapan dan kecepatan unsur-unsur SAR dalam melaksanakan pencarian dan SAR terhadap kapal selam,” ujarnya. Selain itu, kegiatan (LSPKS) TNI AL yang diselenggarakan oleh Koarmada II ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemampuan prajurit untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan unsure. Serta meningkatkan kerja sama antarinstansi, khususnya dalam melaksanakan SAR kapal selam secara cepat dan tepat -- tidak menutup kemungkinan Indonesia berperan aktif dalam SAR kapal selam negara lain. Kadispenkoarmada II Letkol Laut (KH) Suratno, SS., menambahkan, latihan penyelamatan di lapangan akan dilaksanakan selama 3 hari (27–29 Agustus 2018) di Perairan Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Melibatkan unsur-unsur di antaranya, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI Nanggala-402, KRI Pulau Rengat-711, KRI Spica-934, Pesud CN-235 dan Heli Panther Puspenerbal dan tim pendukung latihan, yaitu Satsel Koarmada II, Satkor Koarmada II, Satran Koarmada II, Satkopaska Koarmada II, Dislambair Koarmada II, Diskes Koarmada II, serta Basarnas Provinsi Jatim.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.