Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kolaborasi Harris Hotel - Desa Adat Pemogan Tangani PMI Layak Dicontoh

Bali Tribune / PERTEMUAN - Masyarakat Desa Pemogan bersama Harris Sunset Road Hotel usai pertemuan.

balitribune.co.id | Denpasar - Berangkat dari misi kemanusiaan, kolaborasi Harris Hotel bersama Desa Adat Pemogan, rupanya layak dijadikan contoh bagi daerah lain, lantaran tindakan nyata dalam menanggulangi wabah Covid 19,  terutama dalam memfasilitasi para PMI untuk diisolasi selama empat belas hari sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.

Masih adanya silang pendapat terkait isolasi/karantina sementara Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali, rupanya pihak Harris Sunset Road Hotel bersama Desa Adat Pemogan tidak mau hanya berdiam diri, justru yang dilakukan keduanya yaitu berkolaborasi menerima PMI di wilayah mereka untuk diisolasi/karantina di Harris Sunset Road Hotel. 

Bendesa Adat Pemogan AA. Arya Ardana mengatakan, dengan misi kemanusiaan, pihaknya bisa menerima PMI untuk diisolasi/dikarantina di hotel yang berada di wilayahnya. Meskipun diakui awalnya terjadi miss komunikasi antara warga dengan pihak manajemen, akibat trauma dengan adanya wabah Covid 19.

“Kami bukannya menolak, kekhawatiran warga sebetulnya cukup beralasan akibat meninggalnya dua warga secara mendadak. Meskipun akhirnya hasil diagnosa tim medis, satu warga meninggal karena serangan jantung dan satu lagi meninggal lamtaran demam berdarah. Hanya satu warga yang positif Covid 19 namun sudah sembuh,” sebut Arya Ardana, usai pertemuan dengan pihak manajemen Harris Sunset Road Hotel, Sabtu (18/4).

Seperti diketahui rombongan PMI  yang berjumlah 58 orang tiba di Harris Hotel, Selasa (14/4/2020) malam. Dari 58 PMI tersebut  25 orang ber-KTP Klungkung. Informasi baru disampaikan pihak desa pada tanggal 15/4 pagi. Kemudian pada tanggal 16 April, kembali datang PMI berjumlah 123 orang, 25 diantaranya ber-KTP Klungkung.

“Kami juga agak kaget ketika mengetahui ada warga di luar Denpasar yang diisolasi, padahal berdasarkan edaran Walikota peruntukkannya hanya untuk PMI asal Denpasar,” sebut Arya Ardana tanpa bermaksud mendiskriminasi PMI, seraya berujar sepatutnya daerah lain memiliki kepedulian yang sama. 

“Untuk saat ini kami meminta ke pemerintah kota, cukup 123 PMI saja yang diisolasi sementara, setelah empat belas hari, silahkan diganti, tapi quotanya jangan ditambah lagi,” tukasnya dengan menambahkan tenaga kerja di Harris juga terbatas dan meminta protokol kesehatan di hotel tersebut dilakukan secara ketat. Bahkan Arya Ardana berharap hotel - hotel yang ada di Bali yang jumlahnya cukup banyak, diharapkan juga dapat bergotong royong, bersama - sama membantu melakukan karantina pada PMI yang datang.

Dari tempat yang sama, GM Harris Sunset Road Hotel, I Nyoman Wirayasa senafas dengan apa yang disampaikan Bendesa Adat Pemogan mengatakan, pihak manajemen menerima para PMI tersebut tidak lain karena kemanusiaan, namun demikian pihaknya telah melakukan SOP yang ketat dalam melakukan karantina pada PMI, bahkan sebelum Covid 19 mewabah seperti saat ini, SOP kesehatan telah dilakukan. 

"Kami yang ada di bawah Tausiah awalnya sudah menerapkan SOP yang cukup ketat terhadap tamu yang datang.   Saat kami menerima tamu yang biasa saja,  kami sudah melakuka prosedur itu," ungkapnya. 

Protokol kesehatan yang dilakukan diantaranya, menyediakan hand sanitizer di banyak titik, setiap minggu melakukan pembersihan filter AC dengan cairan disinfektan, setiap tamu yang check in/out dilakukan penyemprotan disinfektan.  Karyawan juga wajib menggunakan masker, bahkan pihaknya membentuk Pandemic Manajemen yang menangani jika ada indikasi tamu  terpapar Covid 19.

Dikatakan juga, pihak hotel  menyediakan suatu ruangan yang disebut “isolation room” lengkap dengan Alat Perlindungan Diri (APD). Isolation room lokasinya paling pojok, tujuannya agar tidak mengganggu aktivitas yang lainnya. 

Ada tiga jenis simulasi hotel yang digunakan untuk menangani kasus Covid 19 ini. Yaitu ada hotel dengan kesanggupan menerima tamu paramedis dengan kontigensi plan. Tamu ini adalah tamu paramedis yang bersentuhan langsung dengan pasien positif Covid 19. 

"Tentu kontigensi plannya lebih lengkap, bagaimana mereka memberikan makan, bagaimana dia mengambil cuciannya, semua ada prosedurnya,” ujarnya.

Simulasi hotel yang kedua adalah hotel tersebut tetap buka dan menerima tamu umum. Perlakukannya berupa protokol kesehatan dasar yaitu cek suhu tubuh,  cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. 

"Caranya karyawan melayani seperti biasa, itu kan sangat berbahaya karena tamu itu tanpa melalui tes kesehatan tanpa melalui rapid tes, dan tamu itu datang dari daerah zona merah seperti Jakarta,  Surabaya. Itu lebih berbahaya dibandingkan kita yang menerima tamu PMI yang sudah dilengkapi surat keterangan sehat," ujarnya.

Meskipun PMI yang datang sudah dinyatakan sehat di negara tempat mereka bekerja,  sampai di Indonesia mereka di-Rapid test kembali, baru kemudian dikarantina di hotel selama 14 hari. Karyawan yang bekerja di front office yang melayani PMI juga bekerja dengan alat pelindung diri seperti masker,  face shield,  topi,  dan sarung tangan.

“Jadi apa yang kami lakukan selain melihat sisi kemanusiaannya, ini bagian dari partisipasi kami terhadap pemerintah. Apalagi kalau dilihat dari sisi profit kami zero, tapi karena memang ada dorongan dari pak Dedy (owner, red) yang memang memiliki jiwa sosial yang tinggi semua bisa berjalan sesuai dengan  harapan,” imbuhnya seraya menambahkan, sebelumnya manajemen juga telah melakukan berbagai kegiatan seperti pembagian APD berupa masker, pembagian nasi gratis dan semua itu akan terus berlanjut.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click

Ekonomi Bali Tumbuh 5,58 Persen, OJK Catat Kinerja Perbankan dan Pasar Modal Makin Kuat

balitribune.co.id | Denpasar - Stabilitas Industri Jasa Keuangan (IJK) di Bali tetap terjaga hingga akhir Maret 2026. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan berbagai tantangan domestik, sektor keuangan di Bali menunjukkan kinerja yang solid dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Hadiri Rangkaian Karya di Pura Desa Adat Sibanggede

balitribune.co.id | Mangupura – Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Gede Wiradana, menghadiri rangkaian Upacara Rsi Gana, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Desa, Desa Adat Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Selasa (2/6/2026). Kehadiran Wiradana mewakili Ketua DPRD Kabupaten Badung untuk mendampingi Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Tabanan Terapkan Perlinsos Digital

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik, termasuk pada sektor perlindungan sosial. Sebagai bagian dari upaya tersebut, uji coba aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada Kamis (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Terima Kunjungan Kerja Bupati Kabupaten Barito Timur

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Bupati Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Yamin beserta jajaran di Kantor Wali Kota Denpasar, pada Selasa (2/6/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel dan TVRI Bersinergi Perluas Akses Siaran Piala Dunia 2026 melalui MAXStream

balitribune.co.id | Jakarta - Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia, dari kota hingga pelosok, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel. Melalui MAXStream TV, pelanggan dapat mengakses hingga 104 pertandingan, termasuk highlight dan konten premium, tanpa bergantung pada satu kanal atau waktu tertentu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.