Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komis IV Batal Kunjungi Sumberklampok, Ray Yusha: Bandara Akan Rusak Alam dan Lingkungan

Bali Tribune / Ray Yusha
 
balitribune.co.id | Singaraja Anggota Komisi IV DPR RI, batal mengunjungi lokasi rencana bandar udara (bandara) Bali Utara di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Selasa (16/2). Padahal dalam agenda kunjungan komisi yang membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup, Kelautan, Perikanan dan Perum Bulog ini tertera kunjungan kerja di Bali salah satunya mengunjungi calon lokasi rencana bandara Bali utara di Desa Sumberkalmpok.
 
Belum jelas alasan pembatalan tersebut, namun Komisi IV dibawah Ketua Tim, Sudin SE, secara tegas meminta untuk mengkaji ulang lokasi rencana bandara di Desa Sumberklampok mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan hutan lindung dengan berbagai macam satwanya yang hidup ditengahnya.
 
Ketua Badan Eksekutif LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni membenarkan, rencana Komisi IV batal hadir di Desa Sumberklampok. Pertemuan dengan tokoh masyarakat desa tersebut dilakukan di Kantor Taman Nasional Bali Barat, Gilimanuk.
 
“Tidak jadi (Komisi IV) ke Sumberklampok. Mereka hanya sampai di Gilimanuk dan melakukan pertemuan membahas lokasi bandara pun di kantor TNBB Gilimanuk,” kata Anton yang tengah menunggu kedatangan Komisi IV di Desa Sumberklampok.
 
Pada saat yang sama, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, Jro Nyoman Ray Yusha juga tengah berada di Desa Sumberklampok untuk melakukan serap aspirasi berkaitan dengan polemik yang mengemuka soal rencana lokasi bandara Bali Utara. Bahkan dia tidak menampik, kehadirannya di desa paling barat Kabupaten Buleleng itu untuk menanti kehadiran Komisi IV DPR RI yang akan melakukan kunjungan ke lokasi bandara.
 
Menurut Ray Yusha, sejak awal dia sudah tegas mengatakan tidak ada kemungkinan bandara Bali Utara bisa dibangun di Desa Sumberklampok. Banyak aspek yang mendasarinya, salah satunya keberadaan ekosistem kawasan itu yang harus dipertahankan, tidak boleh dirusak oleh kepentingan apapun. Selain itu, katanya, ada taman nasional laut selain beragam satwa dan beragam aneka hayati yang tumbuh dikawasan itu.
 
“Apapun dalihnya, tidak pas menjadikan kawasan Desa Sumberklampok untuk dibangun bandara. Tentu akan sangat bising jika ada bandara disini (Sumberklampok) dan dipastikan satwa penghuni kawasan ini akan tinggal cerita,” tegas politisi Partai Gerindra ini, Selasa (16/2).
 
Alasan lain, keberadaan bandara akan banyak menemui kendala oleh faktor alam. Seperti pasang surut air laut dan adanya angin samping yang tentu akan membahayakan penerbangan. ”Dikawasan Bali barat ini sering terjadi siklus angin yang turbulensinya tinggi,” imbuhnya.
 
Karena itu, Ray Yusha meminta agar para pihak tidak memaksakan kehendak untuk membangun bandara di Bali barat. Bahkan dengan jargon Nangun Sat Kertha Loka Bali, Gubernur Bali sangat mendukung adanya pelestarian alam Bali.
 
”Program Nangun Sat Kertha Loka Bali, menuju Bali era baru menjaga kesimbangan dan kelestarian alam Bali tentu tidak akan bisa dipaksakan. Kalau itu dilakukan berarti Gubernur akan menggerogoti dirinya sendiri,” kata Ray Yusha. Karena itu, Ray Yusha meminta agar pertimbangan membangun bandara di Bali barat tidak dilakukan karena akan menimbulkan kerugian dan bencana lingkungan buat Bali dimasa mendatang.
 
”Aspek ekonomi, ekosisetm dan legalitas maupun lingkungan harus menjadi pertimbangan utama. Dibandingkan dengan lokasi di timur (Kubutambahan, red) tentu kerugian jauh lebih besar jika dipaksakan di Sumberklampok,” ucapnya.
 
Soal lokasi di Desa/Kecamatan Kubutambahan bermasalah, justru jauh lebih bermasalah jika lokasi bandara di Desa Sumberklampok. Ray Yusha meminta para pengambil kebijakan untuk lebih mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial politik, sosial budaya dan yang terpenting nilai dari Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
 
“Seharusnya lokasi bandara ditimur (Kubutambahan). Itu juga setelah berdasarkan kajian dan studi teknik yang sudah dilakukan dan itu feasible.Tidak salah jika Gubernur Bali sudah memeberikan statment bahwa bandara itu berlokasi di Kubutambahan,” tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semangat Berbagi, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H

balitribune.co.id | Jakarta - Sejalan dengan momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui program CSR Sambungkan Senyuman di berbagai wilayah Indonesia yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click

Topang Kas Daerah, Sektor Kuliner Sumbang Pajak Tertinggi di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus menggenjot penerimaan kas daerah dari sektor pajak. Berdasarkan data hingga 25 Mei 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar tercatat telah mencapai Rp735.353.609.579,63.

Capaian ini setara dengan 41,66 persen dari total target APBD Induk tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.