Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komit Ringankan Beban Masyarakat, Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akte Kematian

penghargaan tertib administrasi
Bali Tribune / PENGHARGAAN - Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Istri Nyonya Yunita Oktarini menyerahkan penghargaan atas prestasi tertib administrasi pengurusan akte kematian kepada dua ahli waris di Desa Blahkiuh dan Desa Taman dan di Br. Benehkawan, Desa Blahkiuh, Rabu (30/4).

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mewujudkan komitmennya hadir di tengah-tengah masyarakat guna meringankan beban krama Badung. Hal ini dibuktikan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta didampingi Istri Nyonya Yunita Oktarini yang juga anggota DPRD Badung, kembali menyerahkan penghargaan atas prestasi tertib administrasi pengurusan akte kematian kepada dua ahli waris di Desa Blahkiuh dan Desa Taman, Kecamatan Abiansemal. Atas pengurusan akte tepat waktu, kurang dari tujuh hari sejak meninggal, selain piagam penghargaan, KK dan Akte Kematian, ahli waris juga menerima insentif sebesar Rp 10 juta yang sudah ditransfer melalui rekening BPD Bali masing-masing penerima.

Lokasi pertama, diberikan kepada ahli waris almarhum (alm.) I Made Lega yang diterima anaknya Putu Pande Pancana Putra di Br. Benehkawan, Desa Blahkiuh. Kedua, kepada ahli waris alm. Ni Putu Jesiga yang diterima ayahnya I Gede Sutama dari Br. Sukajati, Desa Taman, Abiansemal, Rabu (30/4). Turut hadir anggota DPRD Badung dapil Abiansemal yakni I Nyoman Gede Wiradana, Ni Luh Putu Sekarini, I Putu Dendy Astra Wijaya dan I Gede Budiyoga. Hadir pula Kadisdukcapil Badung AA. Ngurah Arimbawa, Muspika Kecamatan Abiansemal serta Perangkat Desa Blahkiuh dan Taman.

Ditemui usai menyerahkan penghargaan, Wabup. Bagus Alit Sucipta menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Badung hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang mengalami kedukaan. Dengan memberikan reward atas prestasi pengurusan akte kematian. Program ini dijalankan sesuai dengan visi-misi Adi-Cipta, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat berkaitan dengan proses upacara pengabenan. "Karena ahli waris ini tertib administrasi dan pengurusannya tepat waktu, maka diberikan Rp 10 juta. Selain insentif, juga mendapatkan akte kematian, perubahan KK dan KTP bagi suami atau istri. Karena di Taman yang meninggal adalah anak, tidak mendapatkan KTP," imbuhnya. Wabup. Bagus Alit Sucipta bersama Istri juga menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum dan keluarga yang ditinggalkan diharapkan tetap tabah.

Sementara perwakilan keluarga alm. I Made Lega yakni anaknya Putu Gede Waspada menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan bantuan yang diberikan Pemkab Badung. Tentu apa yang telah diterima sangat membantu meringankan dari segi biaya upacara. Hal senada diungkapkan ayah alm. Ni Putu Jesiga. Ayahnya I Gede Sutama sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemkab badung. "Program dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati Badung ini sangat menyentuh langsung masyarakat. Kami sekeluarga sangat dibantu dan diringankan dari segi biaya dan pengurusan administrasi," terangnya.

wartawan
ANA
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.