Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komunitas Wikimedia Denpasar, Lestarikan 'Basa Bali' dengan Adaptasi Dunia Digital

Bali Tribune / Komunitas Wikimedia Denpasar saat konservasi, digitalisasi, dan pendataan lontar untuk dijadikan katalog lontar digital.

balitribune.co.id | DenpasarDi tengah pesatnya kemajuan zaman, segala hal dituntut bisa beradaptasi. Termasuk aspek budaya seperti Bahasa Daerah. Itu sebabnya Komunitas Wikimedia Denpasar komitmen lestarikan Basa Bali dengan langkah 'digitalisasi'.

Narahubung komunitas, I Gusti Putu Surya Angga Buana SS (24), menjelaskan Wikimedia Bali atau bernama resmi Komunitas Wikimedia Denpasar, adalah salah satu dari dua belas komunitas berbasis wilayah dan proyek yang dibentuk oleh Yayasan Wikimedia Indonesia untuk menunjang keberlangsungan proyek-proyek Wikimedia di Indonesia.

Komunitas Wikimedia Denpasar awalnya didirikan pada 16 Agustus 2019 oleh 4 orang, Kadek Ayu Sulastri, Siti Noviali, Luh Gede Krismayanti dan Yosef Agus Haryanto. Saat ini telah berkembang dan tumbuh menjadi kurang lebih 10 orang.

Awal didirikan untuk mendukung lahirnya Wikipedia Basa Bali pada 14 Oktober 2019. Proyek yang selama empat belas tahun berhenti semenjak proposal pertama dilayangkan ke Wikimedia Foundation pada bulan Juni 2005.

Komunitas Wikimedia Denpasar memiliki tujuan untuk mendorong pertumbuhan, pengembangan dan penyebaran pengetahuan menggunakan Bahasa Bali serta melestarikan bahasa, aksara dan sastra bali dalam media digital, khususnya di Wikipedia dan project turunannya.

Dalam perjalanannya, Wikimedia Denpasar tidak hanya mengembangkan Wikipedia Basa Bali saja (Ensiklopedia digital bebas berbasis bahasa Bali), melainkan juga melahirkan WikiPustaka (Perpustakaan digital berbahasa Bali) pada bulan Juli 2021 dan WikiKruna Basa Bali (Kamus digital bahasa Bali) yang masih sedang dikembangkan. Semua situs ini dapat diakses secara bebas dan gratis oleh masyarakat di https://ban.wikipedia.org atau https://ban.wikisource.org.

Tidak hanya itu, Komunitas juga turut membantu menerjemahkan antarmuka beberapa aplikasi digital seperti Telegram dan Mozilla Firefox. Mengajak masyarakat menggunakan aksara Bali di Google Maps dan pada aplikasi digital lain, serta membuat berbagai konten di media sosial yang berisi hal-hal terkait Bahasa dan Aksara Bali.

Selain telah mendirikan dua situs besar berbahasa Bali Wikipedia dan WikiPustaka, komunitas juga aktif menyelenggarakan rapat komunitas, temu daring dan luring, rutin menulis artikel berbahasa Bali, serta mengadakan beberapa proyek terpisah berdasarkan tema-tema tertentu dengan tujuan untuk memperkaya, dan juga membagikan pengetahuan tentang Bali secara umum.

Seperti pada awal tahun 2020, Komunitas Wikimedia Denpasar menyelenggarakan proyek WikiSanganan yang merupakan proyek pendataan jajanan tradisional bali. Tujuan dari proyek ini adalah mengenalkan kembali nama dan bentuk jajanan tradisional kepada masyarakat bali yang masih awam dengan keberadaanya. Dalam proyek ini, terkumpul setidaknya 50 jenis jajanan tradisional Bali.

Kemudian pada akhir tahun 2020, Komunitas Wikimedia Denpasar menyelenggarakan proyek bernama WikiLontar. Proyek ini adalah proyek pendataan dan pembuatan katalog lontar digital Bali. Hasil dari proyek ini berupa data dan foto dari naskah-naskah lontar yang dijadikan katalog digital, arsip dan sebagai sumber data dari artikel di situs Wikipedia basa Bali, Wikidata, Wikimedia Commons dan Wikipustaka.

Melalui proyek ini juga, Komunitas Wikimedia Denpasar membantu melakukan pemetaan dan publikasi terhadap 600 naskah lontar di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Gianyar, Klungkung, dan Buleleng. Kedepannya proyek ini direncanakan akan diselenggarakan setiap tahun di seluruh Kabupaten Kota di Bali.

Disisi lain, situs Wikipedia bahasa Bali kini telah menjadi situs bahasa Bali terbesar di dunia jika melihat statistik kunjungannya yang mencapai 16 juta kali dari 6 juta lebih pengguna selama tahun 2019 - 2022 dengan lebih dari 14.000 artikel.

Sama halnya dengan WikiPustaka Bali, yang telah dikunjungi 1,1 juta kali oleh lebih dari 200.000 pengguna sepanjang tahun 2021 - 2022 dengan lebih dari 3.800 judul naskah lontar dan lebih dari 27.000 halaman (statistik per Juni 2022).

Angga menjelaskan, dari 10 orang kontributor yang ada saat ini, setiap tahun akan dipilih satu dan dijadikan narahubung komunitas untuk menjembatani koordinasi dengan Wikimedia Indonesia sebagai perpanjangan tangan dari Wikimedia Foundation.

"Dalam komunitas ini tidak ada struktur keanggotaan, semua berdasarkan kesukarelaan. Siapapun dapat bergabung dan mulai menyunting di Wikipedia dan WikiPustaka Bali. Mereka yang aktif menyunting di wikipedia akan diajak untuk ikut serta dalam kegiatan komunitas" ucapnya.

Kedepan, Komunitas Wikimedia Denpasar terua berupaya menambah kuantitas dan kualitas artikel yang terdapat di dalam situs Wikipedia. Memperbanyak sumber-sumber, baik berupa buku maupun lontar di situs Wikipustaka, dan menambah jumlah kontributor dengan menyelenggarakan kegiatan seperti pelatihan atau workshop di berbagai lembaga maupun instansi di Bali.

Di era globalisasi dan keterbukaan informasi ini, Komunitas Wikimedia Denpasar berharap dapat hadir menjadi salah satu pionir pelestari Bahasa, Aksara dan Sastra Bali di ranah digital. Sehingga masyarakat Bali, khususnya generasi muda, menjadi terpancing untuk mencintai kekayaan budaya yang merupakan warisan leluhur.

Selain itu, masyarakat Bali bisa saling berbagi dan bertukar pengetahuan seputar bahasa Bali melalui Wikipedia dan WikiPustaka Basa Bali. Dengan timbal balik seperti ini, Komunitas Wikimedia Denpasar memiliki harapan semoga bahasa Bali kedepannya semakin digemari dan tetap lestari seiring perkembangan zaman. 

"Yening tusing iraga padidi sane nglimbakang basa, aksara miwah sastra Baline, sira malih? Yening ten mangkin, pidan malih? Ngiring sareng-sareng mebasang kaweruhane, malarapan antuk Wikipedia Basa Bali miwah WikiPustaka Basa Bali" imbuh Angga.

Dengan adanya ‘wadah’ berupa Wikipedia Basa Bali, dan Wikipustaka ini, semoga masyarakat Bali lebih mudah mengakses berbagai informasi dalam bahasa Bali. Tak kalah pentingnya, semoga masyarakat Bali juga ikut berperan aktif dalam berbagi dan menyebarkannya.

Secara tidak langsung, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Bali dan ikut aktif dalam usaha pelestarian dan pengembangan Bahasa Bali dalam media digital. 

"Dumogi ja kawentenan basa, aksara, miwah sastra Baline sayan nglimbak," tandas Angga.

wartawan
M3
Category

Puncak Yadnya Massal Desa Adat Kwanji, Bupati dan Wabup Badung Komit Dukung Tradisi Adat dan Agama

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat, agama, serta tradisi masyarakat di Gumi Keris. Hal ini ditegaskan lewat kehadiran langsung Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dalam rangkaian upacara Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya Massal di Desa Adat Kwanji, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Ketiga, Rekayasa Lalin Ubud Mulai Tunjukkan Hasil

balitribune.co.id I Gianyar - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Ubud memasuki hari ketiga, Rabu (26/8/2026). Setelah sempat diwarnai kepadatan panjang pada hari pertama, arus kendaraan mulai menunjukkan perubahan dan terpantau lebih lancar. Apresiasi dan dukungan  masyarakat pun ditujukan kepada aparatur terkait dan diharapkan segera bersifat permanen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Pemuteran Desak Pemerintah dan DPR RI Segera Sahkan Undang-Undang Reforma Agraria

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Suka Makmur (SPSM) Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi bersama untuk menyuarakan kepentingan para petani,  pada Rabu (26/8/2026).  SPSM selama ini getol memperjuangkan hak atas tanah dan reforma agraria tanah pertanian di Desa Pemuteran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semester I 2026, Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click

Kepatuhan Penataan Kabel di Sanur Masih Rendah, Baru Tiga Operator Provider Kantongi Izin

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi atau provider kembali diminta mempercepat proses pemanfaatan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu-Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur, Denpasar Selatan oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.