Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kondisi I Wayan Saputra Memprihatinkan

JIWA
MEMPRIHATINKAN - Kondisi I Wayan Saputra (34) cukup memprihatinkan, menderita gangguan jiwa sejak kelas 2 SMP.

BALI TRIBUNE - Kondisi I Wayan Saputra (34) cukup memprihatinkan. Pria asal Banjar Soka Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan tersebut sudah menderita gangguan jiwa sejak kelas 2 SMP. Namun selama 7 bulan terakhir ini Saputra tidak mau keluar kamar dan hanya berbaring di kasurnya.

Ketika disambangi di kedimanannya, Selasa (18/4), Saputra baru saja habis dimandikan oleh Kelian Dinas, iparnya, dan dibanti petugas Puskesmas Penebel 1 yang datang juga dengan membawa obat untuk merawat luka pada punggung dan kepala bagian belakang Saputra yang terluka akibat terlalu lama berbaring.

Ibunda Saputra, Ni Wayan Nyoasih, menuturkan selama ini Saputra sering mengamuk, sehingga keluarganya tidak berani terlalu dekat karena takut dilukai. Saputra selalu mengamuk saat hendak diberikan obat, ketika makan pun ia menolak disuapi oleh ibunya. Kini segala aktifitasnya dilakukan di kamarnya.

Kelian Dinas Banjar Soka Kanginan, I Ketut Sudiarta mengatakan keluarga Saputra tidak mendapatkan raskin. Sejak tahun 2013 ketika pemutahiran data, nama keluarga Saputra selalu tidak ada dalam daftar penerima raskin. “Di tahun 2015 ada Sensus PBDT, saya sudah masukkan namanya, tetapi tetap tidak keluar untuk penerima raskin tahun 2017 ini. Sedangkan kartu BPJS baru diberikan hari ini,” paparnya.

Sejatinya Kelian Dinas diberikan wewenang untuk mengganti penerima raskin apabila ada KK yang lebih layak menerima raskin. Namun hal itu tidak dilakukannya karena terkesan sepihak. Ia juga mengatakan selama ini Saputra sudah mendapatkan bantuan renovasi kamar oleh Dinas Sosial Tabanan.

Sudah 5 Tahun Masuk Program Rehabilitasi

Dinas Sosial Kabupaten Tabanan memberikan penjelasan terkait kondisi yang dialami I Wayan Saputra. Pemuda yang mengalami gangguan jiwa tersebut sudah cukup lama mendapatkan perhatian dari Dinas Sosial dalam Program Rehabilitasi Sosial untuk Penyandang Disabilitas.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan. Menurutnya, bantuan terakhir diberikan pada 2016 dalam bentuk program bedah kamar lengkap dengan perabotan dan sembako. “Program pengobatan ke RSJ Bangli juga masih dilakukan bila yang bersangkutan kambuh lagi. Besok rencananya pengobatan lagi ke RSJ Bangli,” jelas Gunawan, Selasa (18/4).

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Disabilitas Heni Rokhaeni yang turut mendampingi Gunawan. Menjelaskan, Saputra sudah masuk dalam program sekitar lima tahun lalu setelah Dinas Sosial mendapatkan laporan mengenai kondisinya tersebut. Sedangkan, program bedah kamar pada 2016 lalu merupakan kelanjutannya. “Harapannya waktu itu, kalau kamarnya ditata dengan baik bisa membantu proses rehabilitasi kejiwaannya. Pikirannya lebih tenang lagi,” jelasnya.

Namun, karena yang bersangkutan juga belakangan ini mengidap diabetes dan gangguan penglihatan, aktivitas keseharian Saputra akhirnya lebih banyak dilakukan di kamarnya. Di sisi lain, karena tuntutan ekonomi, pihak keluarga juga tidak bisa meninggalkan pekerjaannya sebagai petani. Terutama ibunya dan adiknya yang bekerja serabutan. “Home visit sudah berapa kali dilakukan. Kalau home care sudah dikoordinasikan ke Dinas Kesehatan karena itu berkaitan dengan pemeriksaan kesehatannya,” imbuhnya Heni Rokhaeni, seraya menyebutkan bahwa Saputra akan kembali menjalani pemeriksaan di RSJ Bangli pada Rabu (19/4).

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Akses Kesehatan, Ambulans Laut Akan Layani Masyarakat Nusa Penida

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi dari jajaran manajemen PT Nusa Medika di Kantor Bupati Klungkung, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penambahan layanan berupa peluncuran ambulans laut yang dijadwalkan beroperasi mulai 22 September mendatang untuk memperkuat akses kesehatan di wilayah Kepulauan Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.