Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Bali Tak Khawatir Sepak Terjang Rival

PON
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi menilai apa yang dilakukan KONI Aceh dan Sumatera Utara menggelar kegiatan dengan mengundang seluruh KONI provinsi, Jumat (6/4) lalu di Aceh, merupakan hal yang biasa sebagai daerah yang turut serta dalam bidding PON 2024.

“Kami tak khawatir ataupun merasa kalah duluan. Apa yang dilakukan KONI Aceh dan Sumut merupakan hal yang lumrah karena mereka juga membidik jadi tuan rumah bersama PON tahun 2024, sama seperti Bali dan NTB,” ujar Suwandi yang tidak menampik kalau KONI yang hadir di Aceh memberikan dukungan kepada Aceh dan Sumut menjadi tuan rumah PON 2024.

Suwandi mengatakan, KONI Bali juga sebelumnya pernah melakukan hal serupa dengan Aceh dan Sumut dengan mengundang seluruh KONI provinsi di Indonesia. Waktu di Bali, lanjut Suwandi, mereka juga bilang hal yang sama.

“Hasil pastinya kan terlihat saat proses pemilihan resmi nanti. Sah-sah saja, saya juga tak terlalu memikirkan," ujar Suwandi saat dihubungi, Minggu (8/4).

Sambungnya, jika terlalu menanggapi dengan serius, akan berdampak kepada persiapan menjelang pemilihan itu. Apalagi proses pemilihan sudah mepet. "Kalau takut, mending tak usah ikut dari awal. Ini adalah tanggung jawab kami, jadi sebisa mungkin harus diperjuangkan dan dimaksimalkan," tegasnya.

Pihaknya pun sudah merancang strategi untuk bisa memenangkan Bali serta NTB menjadi tuan rumah PON 2024. Hanya, pihaknya belum bisa menerangkan apa senjata utama untuk bisa memenangkan itu. "Ya itu nanti saja, kami fokus sowan ke provinsi lainnya dulu," imbuhnya.

Terkait silaturahmi ke provinsi yang akan didatangi, Suwandi menyebut KONI Papua menjadi destinasi selanjutnya. Ditambahkan Suwandi, tim KONI Bali dalam lawatannya ke provinsi paling timur di Indonesia itu berlangsung mulai tanggal 11-15 April.

"Kami tetap akan sowan ke provinsi lainnya di sisa waktu ini. Intinya tetap menjaga hubungan baik dan mengawal kepercayaan. Disamping tanggung jawab juga," sebut mantan Ketum KONI Badung ini.

Soal voter dalam pemilihan, diakui ada 34 suara yang berasal dari KONI se-Indonesia. Lima di antaranya sudah pasti akan menjadi milik provinsi yang mengajukan sebagai tuan rumah yakni Aceh-Sumut, Bali-NTB dan Kalimantan Selatan. Untuk bisa memenangkan bidding, diakui Suwandi minimal calon tuan rumah mendapat 17 suara.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.