Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Persilakan Beberapa Cabor Mendahului

koni
Ketut Suwandi

Denpasar, Bali Tribune

KONI Bali mempersilakan jika ada beberapa cabang olahraga berangkat mendahului ke Jawa Barat, sehingga bisa lebih menyesuaikan dengan kondisi dan iklim setempat sebelum atletnya bertanding di event PON XIX/2016, September mendatang.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Minggu (10/7) mengatakan atlet cabor yang diberikan berangkat mendahului tersebut merupakan atlet cabor yang diproyeksikan meraih medali emas atau masuk grade I.

“Kami tetap mewaspadai faktor cuaca. Jika memang atlet bersangkutan ditargetkan meraih medali emas, tidak masalah jika mendahului diberangkatkan sebelum jadwal bertandingnya. Misalnya, tiga hari lebih awal ke Jabar. Dengan catatan nantinya menjadi yang terbaik,” ucap Suwandi.

Mantan Ketua Umum KONI Badung itu mengatakan, jika target atletnya emas, memang akan diberikan beberapa kemudahan. Misalkan panjat tebing dan menembak. Perlu penyesuaian cuaca, bisa saja diberangkatkan lebih awal. Apalagi, atlet yang masuk grade 1 sebanyak 48 atlet itu sudah jelas identitasnya dan di cabor mana dia bertanding.

“Secara detailnya sudah ada di Pelatda PON Bali. Jadi, mereka tinggal koordinasi saja, terkait penyesuaian faktor cuaca di Bandung nantinya,” terang Suwandi sembari menambahkan pihaknya memberikan apresiasi kepada cabor baseball yang waktu try out mengalahkan Jabar, Banten di rumahnya sendiri.

Kata Suwandi, apalagi hal tersebut didukung dengan tes fisik tahap ketiga sudah mulai ada peningkatan. Sebab, warning akan dijalankan. “Jika tidak ada peningkatan memang benar tidak dikirim. Dan, ini bukan sekedar wacana, tapi diwujudkan. Sebab, atletnya terlalu gemuk,” tegas Suwandi.

Yang tidak dikirim, kata dia lebih baik pembinaan tingkat lokal saja, mengingat ini ada kepentingan di nasional nantinya. “Sejak awal kami bicara jika PON itu ajang prestasi, dan ini telah memiliki program untuk kelanjutannya,” ujar Suwandi menambahkan.

Dikatakannya, pada PON tahun 2020 harus berubah, artinya, lanjut Suwandi harus ada kesepahaman antara KONI, Pemerintah Daerah dan cabor. Sehingga meskipun Bali telah meloloskan 500 atlet ke PON tahun 2020, namun hanya atlet yang layak saja yang akan dikirim.

wartawan
habit
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.