Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Krama Adat Kawan Bangun Jalan Menuju Pura Arca

Bali Tribune/ Jalan menuju Pura Arca yang sedang dikerjakan.
Balitribune.co.id | Bangli - Krama adat banjar Kawan Kelurahan Kawan Bangli secara swadaya membangun akses jalan menuju Pura Arca. Untuk proses pembuatan badan jalan sudah dimulai sejak tiga pekan lalu. Dengan adanya akses jalan tersebut nantinya akan dikembangkan obyek wisata spriritual. Pasalnya ,di seputaran lokasi ada tiga sumber mata air yang disucikan.
 
Kepala Lingkungan Banjar Kawan, Nengah Sujena mengatakan untuk pembuatan badan jalan menuju pura Arca sudah merupakan hasil kesepakatan krama. Untuk krama banjar Kawan terdiri dari 1.100 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.500 jiwa.
 
 Ssejatinya untuk akses jalan menuju pura Arca sudah ada namun akses jalan masih berupa anak tangga dengan  kemiringan yang tajam.“Untuk akses jalan menuju pura Arca memang sudah ada tapi berupa anak tangga, karena melihat  kondisi jalan yang sempit seta kadang licin disaat musim hujan serta memilki kemringan yang tinggi maka krama berinisiatif membuat jalan  lain menuju Pura Arca, “ ungkap Nengah Sujena,Senin (19/5).
 
Sebutnya setiap puja wali di Pura Dalem Purwa yang diiempon krama adat banjar Kawan Ida Bathara lunga melasti di Pura Arca.Kondisi jalan yang sempit serta tanjakan yang tajam maka menyulitkan krama melintas .
 
Lanjut Nengah Sujena untuk akses jalan yang baru dari sebelah barat pura Dalem Pingit  ke barat dengan panjang jalan sekitar 380 meter dan lebar jalan  4 meter.”Untul tahap awal baru sebatas pembukaan badan jalan sambil menunggu dana tersedia baru akan dilanjutkan dengan pengerasan atau pengasapanan badan jalan” ujar Nengah Sujena seraya menambahkan untuk pembukaan badan jalan menghabiskan anggaran sekitar Rp 75 juta .
 
Kata Nengah Sujena untuk badan jalan memang dirancang dekat dengan bantaran sungai Sangsang. Kedepannya setelah jalan dan fasilitas pendukung lainnya rampung dikerjakan nantinya rute ini akan dikembangkan menjadi obyek wisata spiritual.
 
“Faktor alam sangat mendukung selaian ada tiga sumber mata air yang disucikan di seputaran lokasi yakni Toya Laka, Seganing dan Arca, pemadangannya juga sangat menarik, pengunjung nantinya dapat melihat air terjun Seganing dari atas dan dapat melihat aliran sungai sangsang ”ungkap pria yang juga seorang pelukis ini. 
wartawan
Agung Samudra
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.