Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KSOP Padang Bai Berlakukan Buka Tutup

Bali Tribune/ ANTRE – Antrean truk dan kendaraan lainnya yang hendak menyeberang ke Lembar tampak menumpuk setelah KSOP Padang Bai memberlakukan system buka tutup.

Bali Tribune, Amlapura - Pihak otoritas Pelabuhan Padang Bai, Karangasem memberlakukan sistem buka tutup penyeberangan kapal ferry tujuan Pelabuhan Lembar, Lombok lantaran gelombang tinggi dan angin kencang masih terjadi di Selat Lombok. Sebelumnya, pada Minggu (27/1) malam, gelombang tinggi membuat KMP Salindo Mutiara 1, yang berangkat dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar sempat oleng dihantam gelombang setinggi 2,5 meter.  Dalam kejadian tersebut beberapa truk besar terguling  dan menimpa tiga mobil kecil atau mobil pribadi setelah tali pengikat untuk menahan guncangan pada truk itu terlepas. Namun demikian, KMP Salindo Mutiara 1 tiba dengan selamat di Pelabuhan Lembar untuk bongkar muat. Sementara itu terkait kondisi cuaca di tengah perairan Selat Lombok ini, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, kepada koran ini, Selasa (29/1) menegaskan jika kemarin kondisi cuaca di tengah perairan Selat Lombok utamanya ketinggian gelombangnya sudah berangsur membaik dan masih cukup aman untuk pelayaran. “Kondisi cuaca di tengah perairan hingga pagi ini sangat bagus, ketinggian gelombang berkisar satu meter,” tegasnya. Artinya, kata dia, aktivitas penyeberangan kapal ferry di Pelabuhan Padang Bai masih berjalan normal. Sedangkan untuk aktivitas penyeberangan kapal cepat dari Padang Bai tujuan Gili Trawangan dan Gili Air serta kapal cepat tujuan Nusa Penida yang sempat diperpanjang penutupannya, sejak Senin (28/1) lalu sudah mulai dibuka dan seluruh kapal cepat yang sudah beberapa hari lego jangkar, sudah mulai beroperasi melayani penyeberangan.  “Penyeberangan kapal cepat kita sudah buka kembali dari hari Senin, dan pagi tadi (Selasa kemarin,red) sudah ada dua kapal cepat yang berangkat menuju Nusa Penida,” sebutnya. Namun demikian, pihaknya mengaku masih akan memberlakukan sistem buka tutup, artinya jika kondisi cuaca di tengah perairan tiba-tiba memburuk dan berisiko untuk keselamatan penyeberangan kapal cepat, maka pihaknya akan kembali menutup atau menunda sementara aktivitas penyeberangan. “Kita masih terus memantau perkembangan cuaca, baik melalui prakiraan cuaca yang dikirimkan oleh BMKG maupun dari komunikasi radio dengan para nahkoda kapal,” tutupnya.(ags)

wartawan
redaksi
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.