Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

ogoh-ogoh

Bali Tribune/OGOH-OGOH - Salah satu ogoh-ogoh peserta lomba di Badung tahun 2026, yakni ogoh-ogoh Banjar Bualu, Kuta Selatan.

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha, mengungkapkan bahwa akselerasi pengerjaan tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.  "Jika tahun lalu terdapat sekitar 30 persen karya yang belum rampung saat penilaian, tahun ini hanya menyisakan satu atau dua peserta yang belum menyelesaikan detail akhir," ujarnya saat rapat dengan Komisi IV DPRD Badung, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan data statistik, kata Eka Sudarwitha sebanyak 73 persen dari total 583 peserta telah merampungkan ogoh-ogoh secara total 100 persen, lengkap dengan atribut pendukung seperti papan sinopsis dan dokumentasi pembuatan. Lonjakan semangat ini dinilai sebagai dampak positif dari peningkatan dukungan materiil pemerintah. Tahun ini, dana kreativitas bagi tiap sekaa teruna dan yowana naik 60 persen menjadi Rp40 juta.

I Gusti Made Darma Putra, salah satu juri dari akademisi seni juga memberikan apresiasi tinggi. Ia mencatat kemajuan pesat di beberapa daerah yang sebelumnya pasif, kini seluruh banjarnya mampu menampilkan karya yang layak tanding dalam naungan kegiatan Badung Saka Fest.

Disbud Badung tetap waspada terhadap potensi pelanggaran aturan lomba. Hingga Senin (23/2) siang, Sudarwitha mengonfirmasi belum ada laporan resmi yang masuk melalui saluran formal terkait pelanggaran prosedur pembuatan.

Pihak dinas kini tengah mencermati perkembangan informasi di media sosial. Salah satu yang menjadi sorotan adalah unggahan warganet mengenai dugaan penggunaan tenaga luar daerah oleh salah satu sekaa teruna di wilayah Kerobokan Kelod, Kuta Utara.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya tangkapan layar pesan singkat yang menyebutkan adanya "mentor" dari luar Badung. Menanggapi hal ini, Sudarwitha menegaskan bahwa pihaknya harus melakukan verifikasi faktual terlebih dahulu untuk membedakan peran antara mentor dan undagi.

Dalam ketentuan lomba, penggunaan mentor dari luar daerah sebenarnya tidak dilarang selama perannya hanya sebatas pemberi motivasi atau arahan lisan. Pelanggaran baru dinyatakan terjadi jika mentor tersebut ikut campur tangan secara fisik sebagai eksekutor. "Jika mentor sudah ikut memegang ogoh-ogoh, membuat sketsa, atau ikut menempel, itu sudah masuk kategori undagi dan merupakan pelanggaran," tegas Sudarwitha.

Disbud Badung memberikan waktu klarifikasi selama tiga hari setelah penilaian zona berakhir untuk memproses setiap aduan. Jika terbukti membeli ogoh-ogoh jadi atau menggunakan jasa undagi luar, peserta terancam diskualifikasi sesuai dengan aturan yang telah disepakati sejak awal. 

wartawan
ANA
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.