Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kuliah Umum Mahasiswa Fakultas Dharma Duta Ekonomi, Perbankan dan Moneter IHDN Denpasar

Bali Tribune/Dekan Fakultas Dharma Duta IHDN, Dr Ida Ayu Tary Puspa, M.Par. (Kiri) bersama Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho.

balitribune.co.id | Denpasar – Disela kegiatan kuliah umum yang diadakan Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar dengan menghadirkan Bank Indonesia sebagai salah satu narasumber di kampus setempat, Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho mengatakan, BI sangat berkepentingan dalam memperkenalkan fungsi bank sentral sejak dini. Meskipun di IHDN belum memiliki fakultas ekonomi tapi penting untuk memberikan pemahaman tentang bank sentral sejak dini.  

"Penting kiranya pemahaman sejak dini apa itu inflasi, pertumbuhan ekonomi, utang serta kebijakan moneter Bank Indonesia," ucap Trisno Nugroho didampingi Dekan Fakultas Dharma Duta IHDN, Dr Ida Ayu Tary Puspa, M.Par. Selasa (8/10). 

Ia menyebutkan, salah satu pilar agar Bali tetap sustainable di sektor ekonomi berbasis adat, budaya dan agama Hindu berawal dari kampus IHDN. 

"Kalaupun mereka ingin mendalami soal ekonomi, kami siap memberikan pembelajaran," imbuhnya. 

Sedangkan Dekan IHDN pada kesempatan ini juga menjelaskan kuliah umum ini dikhususkan kepada mahasiswa Fakultas Dharma Duta dari semester 1, 3 dan 7. 

"Kami sampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini, apalagi pak kepala BI yang langsung memberikan pemaparan soal fungsi dari bank sentral," ujarnya.

Walaupun IHDN belum memiliki fakultas ekonomi, oaling tidak beberapa mata kuliah ekonomi ada di beberapa jurusan, salah satunya di jurusan pariwisata budaya yang dimiliki. 

"Mereka harus tahu ekonomi pariwisata berbasis budaya, apalagi Bali yang menempatkan pariwisata sebagai pembangunan nomor satu, diharapkan melalui kegiatan ini mereka faham dulu," sebutnya sembari mengatakan,  mereka  juga mesti faham lama tinggal wisatawan, pengeluaran wisatawan selama di Bali serta potensi apa yang bisa digali dari sisi ekonomi melalui pengembangan pariwisata Bali. 

Dekan berpendapat, umat Hindu Bali memang harus belajar ekonomi bukan berarti harus menghitung segala pengeluaran "yadnya" tapi bagaimana mengelola dengan baik.

"Misalnya dalam suatu kegiatan adat atau keagamaan berapa biaya yang harus kita keluarkan, bagaimana mengelola sumber dana yang ada, semua itu kan perlu direncanakan terlebih dahulu," tuturnya. 

Manajemen upacara sangat penting selain pendanaan juga dari sisi SDMya.  Menurutnya hal ini bisa didapat jika memahami apa itu ekonomi.

Sebelum memulai kuliah umum, Trisno Nugroho bersama rombongan berkesempatan meninjau BI Corner bantuan KPw BI Bali yang ada di kampus IHDN. 

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Wakil Dekan 1 Ketut Artha Widana, M.Par, Wakil Dekan2 Dr. Nyoman Alit dan Wakil Dekan 3 Dr. Dewa Ketut Wisnawa, Ketua Panitia Dr. K Wardana Yasa serta 250 mahasiswa IHDN. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.