Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kunjungi Pesisir Nusa Penida

Bali Tribune/ KUNJUNGI - Bupati Suwirta kunjungi pesisit Nusa Penida, kembangkan potensi Kelautan.
balitribune.co.id | Semarapura - Status Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida tidak serta merta membuat segala potensi yang ada didalamnya bisa digarap. Dikaitkan dengan perkembangan pariwisata, selain sebagai pusat daiving dan snorkling, potensi perikanan dan kelautan juga harus dikembangkan untuk mendukung pariwisata terutama untuk kebutuhan seafood termasuk rumput laut. Kebutuhan seafood sangat tinggi dengan perkembangan pariwisata saati ini dan juga sebagai peluang untuk masyarakat Nusa Penida dalam mengembangkan budidaya seafood sebagai mata pencaharian dan saling melengkapi untuk kebutuhan pariwisata.
 
Untuk menggali potensi tersebut Bupati Suwirta didampingi Kabag Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Suata Negara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja, Kadis Pariwisata Kabupaten Klungkung A.A Gede Putra Wedana mengunjungi Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan di Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Grogak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (17/4).
 
Bupati Suwirta juga mengunjungi, pengusaha bibit bandeng dan krapu dan dilanjutkan ke PT. Sea Sixenergy Indonesia Pabrik Pengolahan Rumput Laut di Gerogak. Dari hasil kunjungan tersebut, Bupati Suwirta menugaskan OPD terkait untuk menindaklanjuti dengan segera merealisasikan denplot budidaya kepiting, udang dan krapu yg sudah dianggarkan. Pihaknya meminta bantuan kepadai tim ahli Balai Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondol, Gabungan Pengusaha Libster Indonesia dan Pengusaha bibit bandeng dan krapu  untuk ikut membantu pengembangan potensi tersebut.
 
Untuk rumput laut bupati mintak kepada PT. Sea Sixenergy Indonesia Pabrik Pengolahan Rumput Laut menjalin kerjasama lewat koperasi untuk bisa menangani rumput laut nusa penuda dari hulu sampai hilir. Bupati Suwirta Juga berharap agar perusahaan yg mengolah rumput laut mentah bisa mendirikan pabrik di Nusa Penida untuk memberikan manfaat mutualisme antara perusahaan dan petani.
 
Mengakhiri kunjungan Bupati dan rombongan menyempatkan melihat langsung budidaya lobster yang dikelola oleh Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI). 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.