Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kurang Tenaga PPL, Manfaatkan PPS

Bali Tribune/I Wayan Sarma.


balitribune.co.id |  Bangli - Keberadaan petugas penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Bangli masih kurang. Imbasnya ada petugas yang rangkap pekerjaan untuk  memberikan pembinaan di desa. Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan PPL dibantu oleh penyuluh pertanian swadaya (PPS). 
 
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma mengatakan PPL bertugas memberikan penyuluhan, pendampingan serta memfasilitasi para petani. Satu PPL idealnya melayani satu desa. Namun karena jumlah PPL masih kurang maka ada petugas yang melayani di dua desa. 
 
Sementara saat ini tercatat ada 83 orang PPL baik PNS maupun PPPK. Masih dibutuhkan sekitar 11 orang PPL Disinggung terkait penambahan PPL, Wayan Sarma mengaku hampir setiap tahun mengusulkan penambahan petugas PPL. Namun demikian usulan belum tercover seluruhnya. 
 
Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan penyuluh, maka dilakukan pembinaan terhadap petani untuk bisa meneruskan informasi kepada petani lainya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.