Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kurangi Pencemaran Danau Batur, P3E Upayakan Pertanian Organik

PENCEMARAN - Rapat membahas permasalahan erosi dan pencemaran Danau Batur

BALI TRIBUNE - Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali dan Nusa Tenggara menyatakan, bahwa Danau Batur mengalami pencemaran baik dari pakan ikan di keramba-keramba dan zat kimia pertanian. Kepala Kantor P3E Bali dan Nusa Tenggara, Rijaluzzaman mengungkapkan ketebalan sedimentasi Danau Batur cukup parah yakni mencapai 7 meter. "Dari kualitas air juga ada beberapa parameter sudah terlampaui. Dari segi pestisida yang masuk pertanian cukup tinggi di sana," ungkapnya di Denpasar, Jumat (7/12). Pada 2019 mendatang pihaknya akan melakukan pengkajian sampai sejauh mana pestisida masuk dan mencemari air Danau Batur. Bahkan kondisi di kaldera Gunung Batur juga cukup memprihatinkan, karena galian C yang telah lama berlangsung akan membawa dampak erosi.  Mengatasi persoalan lingkungan di area Gunung dan Danau Batur, pihaknya akan melakukan langkah-langkah yang pertama yaitu mengurangi pencemaran dengan berusaha menjadikan pertanian di kawasan itu menjadi organik. "PR-nya banyak, sekarang diutamanakan salah satunya pertanian organik," tegas Rijaluzzaman. Memang diakuinya tidak masalah jika air danau dikonsumsi secara langsung. Namun banyaknya ada peternakan babi dan pompa-pomp air itu menimbulkan limbah. "Tapi secara kesehatan itu berpengaruh. Sudah tidak sehat," cetusnya.  Hal itu merupakan masalah yang dihadapi di Pulau Bali sendiri. Bahkan di pulau ini kata Rijaluzzaman banyak menghadapi persoalan lingkungan. Padahal Bali ini yang menjadi daya tarik wisatanya adalah alam selain budaya. "Kalau alam rusak apa lagi yang mau dijual. Makanya saya mau menggugah teman-teman di perguruan tinggi kerjasama sebagai orang Bali untuk peduli lingkungan Danau Batur, Buyan Beratan, Tamblingan. Termasuk sungai-sungai agar tidak terjadi banjir," jelasnya.  Di Bali pun saat ini disebutkannya sudah mengalami defisit air hampir 2 miliar meter kubik karena terlalu banyak bangunan. Jadi air banyak terbuang jika musim hujan dan tidak diserap ke tanah. Kondisi tersebut ditengarai alih fungsi lahan dari pertanian ke bangunan. "Kalau tidak berubah maka akan kekurangan air," ucap Rijaluzzaman. Guna mengurangi defisit air dia menyarakan untuk membuat lebih banyak sumur resapan, lubang biopori. "Supaya sesuai siklus berapa air yang menguap segitulah turun melalui hujan," imbuhnya.  Sehingga sumur resapan itu perlu dihidupkan kembali. Maka setiap musim hujan tidak terjadi banjir dibeberapa tempat, begitupun pada musim kemarau tetap tersedia air. "Mestinya ada Perda di kota/kabupaten yang mengharuskan setiap pembangunaan rumah harus ada sumur resapan," katanya. yue 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Kanwil VII Salurkan 89 Hewan Kurban

balitribune.co.id | Denpasar - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Bali Nusra menyalurkan sebanyak 89 hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah kerja Bali dan Nusa Tenggara sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan melalui program Pegadaian Peduli.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Penganiayaan Sopir oleh Oknum Anggota DPRD Klungkung Memasuki Babak Baru, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

balitribune.co.id I Gianyar - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir, kini memasuki babak baru.  Meskipun pelapor disebutkan sudah mencabut laporan dan  berdamai, namun Satuan Reskrim  Polres Gianyar tetap mendalami kasus ini dengan meminta sejumlah keterangan dan mengumpulkan  alat bukti. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Warga Banjar Kawan Bangli Digigit Anjing Rabies

balitribune.co.id I Bangli - Korban gigitan anjing positif rabies di kabupaten Bangli terus bertambah. Terbaru tujuh warga Banjar/ Lingkungan Kawan, Kelurahan Kawan, Bangli menjadi korban gigitan anjing positif rabies. Tujuh korban masih dalam satu keluarga. 

Dinas Pertanian, Ketahan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli telah turun melakukan eliminasi terhadap anjing rabies  dari ras Kintamani tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha. Galungan dan Kuningan TPID Badung Tinjau Sejumlah Sentra Pangan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha, Galungan dan Kuningan mendatang. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkab Badung turun langsung meninjau sejumlah sentra pertanian dan peternakan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi IV DPRD Badung Dukung Pelestarian Seni Ukir Tapel Topeng Keras Style Bebadungan

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Graha Wicaksana menghadiri kegiatan Pembinaan Seni Rupa “Mengukir Tapel Topeng Keras Style Bebadungan” yang digelar oleh Listibiya Kabupaten Badung di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (26/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.