Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lalu Lintas Hewan Meningkat Jelang Idul Adha

Bali Tribune/ MENINGKAT - Menjelang Idul Adha kembali terjadi peningkatan lalu lintas hewan keluar Bali. Kini pengawasan di pintu gerbang Bali di Gilimanuk ditingkatkan.
balitribune.co.id | Negara  - Menjelang hari raya Idul Adha, arus lalu lintas hewan keluar Bali kembali mengalami peningkatan. Pengawasan lalu lintas hewan di pintu gerbang Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk kini terus diintensifkan.
 
Peningkatan arus lalu lintas hewan keluar Bali memang terjadi setiap menjelang hari raya Idul Adha. Termasuk menjelang Idul Adha tahun 2021 yang akan dirayakan sebulan mendatang. Penanggungjawab Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar Wilayah Kerja Pelabuhan Gilimanuk, drh I Nyoman Ludra MP mengakui adanya peningkatan arus lalu lintas hewan keluar Bali. Dikatakannya dibanding hari biasanya, menjelang Hari Raya Idul Adha terjadi peningkatan arus lalu lintas hewan sekitar 80 persen atau hingga puluhan truk.
 
"Jika hari-hari biasa sekitar 10 truk yang kami periksa. Namun menjelang Idul Adha contohnya seperti kemarin ada 63 truk,” ujarnya. 
Pihaknya kini memaksimalkan pengawasan lalu lintas hewan. Pengawasan  di setiap pintu masuk dan keluar bagi pengguna jasa yang membawa hewan, bahan asal hewan dan hasil bahan asal hewan.
 
“Ini kami lakukan pemeriksaan intensif. Memang ini sifatnya temporer. Kami juga selalu mengharapkan pengguna jasa yang membawa hewan untuk bersabar dan antri,” ungkap pejabat Kementerian Pertanian ini.
 
“Kami harus memastikan lalu lintas hewan yang akan diantarpulaukan harus memenuhi persyaratan karantina," jelasnya. 
 
Dikatakan pihaknya mengawasi keluar masuknya hewan dan tanaman di Bali guna mengantisipasi adanya penyakit. Terlebih di tengah arus lalu lintas hewan yang meningkat menjelang Idul Adha. Selain itu pihaknya harus memastikan hewan ternak yang keluar dan masuk di wilayah Bali tetap aman dan sehat untuk di konsumsi. Namun kini Karantina Pertanian Gilimanuk hanya memiliki  dokter hewan sebanyak lima orang.
 
Petugas karantina wajib melakukan pemeriksaan dan memastikan hewan yang dikirim dalam kondisi sehat. 
 
"Petugas kami dan paramedik juga siap untuk terjun langsung ke lapangan untuk memeriksa," katanya. Agar lalu lintas hewan ternak berlangsung lancar dan aman dari penyakit hewan menjelang Idul Adha, pihaknya juga melakukan pengawasan di beberapa tempat seperti di kandang karantina dan Pos I Pengamanan Pintu Masuk Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Begitupula menurutnya pengawasan hewan masuk Bali juga diintensifkan.
 
"Untuk ternak yang masuk kita lakukan pengawasan di pos dua," ujarnya. 
 
Pengguna jasa diharapkan melapor kepada petugas sehingga dilakukan pemeriksaan, melengkapi dokumen melalui tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran yang ditetapkan oleh pemerintah. Terkait adanya dugaan penyelundupan sapi atau hewan melalui jalur tikus atau pantai, menurutnya persoalan tersebut merupakan ranah dari pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Peternakan. Pihaknya hanya memiliki kewenangan melakukan pengawasan pada jalur lalu lintas resmi.
 
Pihaknya meminta pelaku usaha jual beli hewan dapat mematuhi segala aturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah. Kepatuhan dalam lalu lintas hewan khususnya ternak tersebut juga menurutnya sebagai upaya bersama dalam memberikan jaminan keamanan pangan di masyarakat. 
 
"Kami hanya melakukan pemeriksaan di pelabuhan-pelabuhan resmi. Kami harapkan agar pengguna jasa dan pengusaha hewan mengikuti aturan yang ada demi kesehatan hewan yang diantarpulaukan," tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.