Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lantik Empat Pejabat Eselon II, Bupati Gede Dana Tekankan Tugas dan Tanggung Jawab

Bali Tribune / LANTIK – Bupati I Gede Dana saat melantik pejabat Eselon II, Eselon II dan IV di lingkungan Pemkab Karangasem.

balitribune.co.id | AmlapuraUntuk penyegaran dan pengisian pos jabatan yang lowong akibat banyaknya pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem yang telah purnabakti atau pensiun, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin (20/11), secara resmi melantik empat pejabat Eselon II, dimana pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan di Gedung Sabha Prakerti, Kantor Bupati Karangasem.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan diawali dengan upacara mejaya-jaya yang diikuti oleh seluruh pejabat yang akan dilantik. “Selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik hari ini, baik yang menempati jabatan Pimpinan Tinggi Pratama maupun jabatan Administrasi,” ucap Gede Dana dalam arahannya usai pelantikan.

Momentum ini ujar dia, hendaknya menjadi pemicu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memenuhi tanggung jawab sebagai pemimpin dan pegawai pemerintah yang dapat dipercaya.

Bupati Gede Dana mengingatkan, dalam situasi keuangan yang berat pada tahun 2023 saat ini, kebersamaan dalam membangun strategi dan mengoptimalkan setiap mata anggaran kegiatan sangatlah penting. Karenanya pihaknya mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk melakukan identifikasi terhadap faktor-faktor penghambat serapan anggaran. "Saya harap jabatan ini dapat menjadi kontribusi berharga bagi kemajuan tata kelola Pemerintah Kabupaten Karangasem. Keberhasilan dalam tugas dan tanggung jawab ini harus dipertanggungjawabkan, sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan sesuai dengan jenjang jabatan masing-masing,” tandasnya.

 

Dalam arahan khususnya kepada pemegang jabatan Administrasi, Gede Dana meminta mereka untuk memiliki pengetahuan dan wawasan yang baik terhadap regulasi yang menjadi acuan. Selain itu, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah dalam berbagai bidang.

 

Pimpinan Tinggi Pratama memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung birokrasi yang progresif. Karenanya Gede Dana mengajak para pejabat tersebut untuk menjalankan tugas dengan akuntabilitas tinggi, menguatkan komitmen, dan menciptakan inovasi yang mendorong kinerja organisasi. "Saudara dituntut untuk menjadi manajer yang cermat, tegas, dan disiplin, tetapi tetap humanis. Sebagai pemimpin, fleksibilitas dan ketegasan perlu seimbang agar dapat berjalan dalam koridor yang baku," lugas Bupati Dana.

 

Gede Dana kembali mengingatkan semua pejabat yang dilantik untuk tetap mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat meningkatkan komitmen, kedisiplinan, dan profesionalisme, serta terus meningkatkan kompetensi untuk mewujudkan visi Karangasem yang berdaya saing, maju, dan sejahtera.

wartawan
AGS
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.