Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Layanan Berbasis Teknologi Kian Permudah Nasabah LPD

Bali Tribune/bisnis bali
Layanan LPD Desa Pengotan berbasis IT sejak 2018

Bangli | Bali Tribune.co.id  – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) beberapa tahun ini kian berinovasi memberikan kemudahan kepada masyarakat yang menjadi nasabah dengan memanfaatkan pelayanan berbasis teknologi. Salah satunya diakui Pemucuk LPD Pengotan, I Ketut Suwarno beberapa waktu lalu. 

Melalui layanan yang mengikuti perkembangan zaman ini, dia berharap kepercayaan masyarakat dapat terus meningkat terhadap layanan LPD. "Maka kita sudah merancang program dimana sudah kita lakukan dari tahun 2018, LPD Pengotan berbasis IT pada setiap transaksi yang dilakukan memakai fasilitas HP android," terangnya. 

Suwarno pun mengimbau seluruh masyarakat Pengotan yang menjadi nasabah LPD untuk beralih memanfaatkan fasilitas teknologi yang dimiliki. "Dengan demikian setiap transaksi krama/nasabah dilakukan bisa lewat HP di samping itu pula dana yang ditempatkan di LPD bisa langsung diawasi sendiri," kata Suwarno. 

LPD Pengotan saat ini kata dia sudah sangat siap melayani transaksi dengan berbasis IT. Ditegaskan pula tahun 2019 pihaknya akan mengajak masyarakat Pengotan untuk beralih ke teknologi, sehingga masyarakat tidak perlu ribet lagi dalam melakukan transaksi di LPD.

Perlu diketahui, LPD Pengotan terdiri dari 8 banjar dan ditargetkan tahun 2019 modal bisa lebih meningkat mencapai Rp 8 miliar. Sehingga satu banjar memiliki modal Rp 1 miliar. "Ada kredit bulanan sebesar Rp 29 miliar, kredit musiman Rp 3,6 miliar. Jadi secara keseluruhan mencapai Rp 33 miliar lebih," sebutnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan, laporan pertanggungjawaban tahun buku 2018 mencatat pencapaian LPD Pengotan diangka Rp 40,922 miliar. Sementara untuk aset tahun 2017 mencapai Rp 37 miliar. Sedangkan hingga akhir tahun 2018 Rp 40,9 miliar. Demikian juga dari sisi kredit hingga akhir tahun 2018 total kredit yang disalurkan ke masyarakat mencapai  Rp 33,2 miliar.

Kemudian untuk modal LPD hingga saat ini telah mencapai Rp 7,9 miliar. "Modal donasi dari krama berupa kantor pada saat pendirian LPD sebesar Rp 35 juta. Disisi lain dari segi laba, LPD hingga 2018 Rp1,520 miliar untuk dana pembangunan ke desa adat mencapai Rp 304 juta," bebernya. 

Sementara itu Bendesa Adat Pengotan, I Wayan Kopok mengakui jika keberadaan LPD tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap desa adat. Seluruh masyarakat Pengotan diharapkan untuk segera melunasi kewajibannya di LPD. yue

wartawan
habit
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.