Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lepas 10 Calon Paskibraka ke Seleksi Nasional, Bupati Kembang Tekankan Seleksi Bersih dan Disiplin

Paskibraka
Bali Tribune / MELEPAS - Bupati Kembang saat melepas para peserta Seleksi Paskibraka Nasional menekankan pentingnya proses seleksi yang bersih dan tanpa titipan.

balitribune.co.id I Negara - Sebanyak sepuluh putra-putri terbaik Kabupaten Jembrana siap berlaga mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Provinsi Bali. Mereka merupakan perwakilan siswa-siswi pilihan dari berbagai SMA/SMK se-Kabupaten Jembrana. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Senin (4/5/2026).

Dihapan peserta seleksi yang didampingi oleh orang tua masing-masing, ia menyampaikan harapan besar agar Jembrana kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. "Dulu kita berturut-turut pernah mewakili ke tingkat nasional. Sekarang saya ingin mengembalikan kejayaan itu. Bahkan kita pernah menjadi kabupaten dengan jumlah terbanyak yang lolos ke tingkat nasional. Tunjukkan itu," tegasnya.

Pihaknya mengaku telah mencermati langsung para peserta dan memastikan seluruhnya lolos melalui proses yang transparan. "Saya berkomitmen seluruh kegiatan, apalagi menyangkut generasi muda, harus lebih baik. Jangan sampai ada titipan. Saya perhatikan satu per satu, dan ini betul-betul lahir dari proses yang clear. Ini membuktikan keseriusan kita bahwa semua punya kesempatan yang sama," ungkap Kembang.

Bupati Kembang juga mengingatkan agar kerja keras para peserta selama proses seleksi diimbangi dengan pembinaan dan apresiasi yang baik di lapangan. Ia berharap para calon Paskibraka mampu menjaga sikap rendah hati meskipun telah meraih prestasi. Jangan sombong baru jadi paskib. Tetap rendah hati dan tahu menempatkan diri. Yang paling penting, saat latihan nanti harus benar-benar serius.

Ia juga berharap momentum pelepasan peserta seleksi ini, tidak hanya sekadar seremonial,, melainkan penanda bahwa para peserta telah naik ke level lebih tinggi. Pihaknya mengingatkan bahwa tidak semua pelajar memiliki kesempatan seperti ini. "Mereka ini adalah orang pilihan. Banyak yang ikut, tetapi tidak semua bisa lolos. Ini bukti komitmen yang kuat. Jaga kedisiplinan  dan jagalah nama baik daerah," ungkapnya. 

Sepuluh calon Paskibraka asal Jembrana yang mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional terdiri dari lima orang putra dan lima orang putri. Peserta putra yakni Kadek Pandu Ari Capriano (SMAN 1 Melaya), Andito Galih Anugrah (MAN 1 Jembrana), I Nyoman Bagus Raditya Vaikuntha (SMAN 1 Negara), I Kade Ari Smedi Astawa (SMKN 4 Negara), dan I Putu Agus Wiguna Swiryatama (SMAN 1 Mendoyo).

Lima calon putri yakni Ni Kadek Alvina Calista Putri (SMAN 1 Negara), Muna Camelia Tunggadewi (MAN 1 Jembrana), Ni Putu Listiantari (SMKN 1 Negara), Ni Putu Yudia Astarani (SMAN 3 Negara), serta Ni Komang Cantika Putri Astiti (SMAN 2 Negara). Kami ingin tahun ini ada yang bisa lolos ke tingkat nasional, tandasnya didampingi Komandan Kondim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Sya Gafur Thalib.

wartawan
PAM
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.