Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lepas Atlet Peparprov, Bupati Suwirta Janjikan “Reward” kepada Pelatih

Bupati Suwirta saat melepas atlet kontingen Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Bali VI Tahun 2018.

BALI TRIBUNE - Melatih para altet paralympic yang memiliki keadaan tubuh berbeda dari atlet normal dibutuhkan cara khusus, kesabaran dan komunikasi ekstra. Atas dasar itu, para pelatih ini mesti diapresiasi secara spesial. Demikian diungkapan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menerima para kontingen Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Bali VI Tahun 2018 di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung Selasa (25/9). Saat ini beberapa pelatih hanya berstatus tenaga kontrak di Sekolah Luar Biasa (SLB) Klungkung dan beberapa sekolah lainnya. Atas dasar itu sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah, para pelatih ini nantinya akan diberikan reward yang spesial. “Para pelatih yang sudah melatih para atlet paralympic ini dengan cara spesial, maka ke depan akan mendapatkan reward spesial pula mengingat berbagai kendala yang sudah dihadapi saat melatih,” ujar Suwirta. Selain itu Suwirta mengimbau KONI dan dinas terkait untuk menyandingkan dan mengolaborasikan atlet paralimpic dengan atlet umumnya baik itu dalam pertandingan maupun latihan bersama. “Jangan pisahkan mereka atlet paralimpic dengan atlet umum, jangan sampai mereka merasa tersisihkan bila perlu pertemukan mereka dalam sebuah event yang akan dapat lebih memacu atlet untuk tampil lebih bersemangat.” ujarnya. Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Subamia mengatakan semua pihak patut bersyukur karena Klungkung memiliki bupati sangat peduli dengan perkembangan olahraga. Meskipun Nasional Paralimpic  Comite (NPC) berada di bawah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, namun KONI akan terus membantu sarana dan prasarana latihan. Ketua Nasional Paralympic  Comitte (NPC) Klungkung Ketut Suendra dalam laporannya menyampaikan Kontingen Klungkung dalam ajang Pekan Paralimpic Provinsi Bali ke-VI berjumlah 23 orang. Terdiri dari 17 atlet, 3 Pelatih dan 2 official. Cabang olah raga yang akan diikuti yaitu tenis meja, renang, atletik dan Goal ball. Atlet termuda atas nama Komang Sulastri (15th) yang merupakan atlet dari cabor renang sedangkan atlet tertua yakni Ketut Suendra (55th) dari cabor tenis meja. Pekan olah raga ini sendiri akan dibuka mulai dari tanggal 26 s/d 30 September mendatang di Denpasar. Untuk menghadapi event ini, Ketua (NPC) Klungkung Ketut Suendra mengaku mendapat dukungan penuh dari KONI Klungkung mulai dari sejak latihan hingga keberangkatan.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.