Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lestarikan Pelajaran Sastra Bali, Puluhan Siswa SMP se- Tabanan Ikuti ‘Jineng Sastra’

Para pemenang lomba Jineng Sastra pose bareng usai kegiatan di wantilan Taman Pujaan Bangsa Tabanan, Kamis (18/10) kemarin.

BALI TRIBUNE - Sebanyak 54 siswa SMP se - Kabupaten Tabanan mengikuti lomba Jineng Sastra yang digelar Penyuluh Bahasa Bali setempat. Bertempat di wantilan Taman Pujaan Bangsa Margarana (TPBM) Tabanan, Rabu (18/10) kemarin, lomba ini merupakan upaya pelestarian Bahasa Bali di wilayah itu. Sebagaimana pantuan  Koran ini kemarin, lomba dimulai sekitar pukul 09.00 Wita. Terlihat sejumlah peserta yang merupakan siswa-siswi SMP di Kabupaten Tabanan hadir didampingi masing-masing guru Pembina mereka. Tampak pula sejumlah anggota TNI-Polri di Tabanan memantau sekaligus menjadi juri lomba tuk pertama kalinya ini. Ketua Pantia,I Putu Gede Wahya Suniantara menurutkan,  yang dimaksudkan pada lomba Jineng Sastra adalah, menyalin Aksara Bali ke bahasa latin serta pembacaan puisi berbahasa Bali. Ditambahkan Wahya Suniantara, lomba ini ditujukan untuk membiasakan siswa SMP membaca aksara Bali secara baik dan benar.  Menurut dia, jika mampu mengenal huruf Bali dengan baik maka dipastikan tidak akan mengalami kesulitan untuk membacanya. "Makanya ini lomba perdana dari membaca kemudian nyalin ke akasra latin, biasanya dari aksara latin nulis ke Bali. Jadi sengaja memang kami buat beda," ujarnya.  Lanjutnya, selain membiasakan para siswa sejak remaja mengenalkan budaya membaca Aksara Bali, kegiatan Jineng Sastra digelar untuk menyambut bulan bahasa yang jatuh pada tanggal 28 Oktober mendatang. "Termasuk kami juga rangkai lomba Puisi Bali Anyar dengan tujuan mencari bibit karena zaman sekarang orang berpuisi minatnya sangat sedikit," tambahnya. Kata dia, peserta yang datang sangat antusias. Meski awalnya diprediksi akan ikut sekitar 88 orang namun dihadiri 54 orang. Hal ini karena siswa yang tidak datang mereka mengikuti lomba perwakilan sekolah diwaktu yang sama. "Sebenarnya ada dua kecamatan yang kami tidak surati yakni Pupuan dan Selemadeg Barat karena masalah jarak yang cukup jauh. Tetapi undangan sudah tersebar ke seluruh media sosial," imbuhnya. Suniantara pun menyebutkan jika lomba Jineng Sastra sudah dipersiapkan sejak 4 bulan lalu oleh Penyuluh Bahasa Bali Kecamatan Marga. Dan memilih siswa SMP karena mereka sudah terbiasa mengikuti lomba dibandingkan siswa SD yang harus dari awal dilakukan pembinaan.  Kedepan kegiatan serupa akan dilaksanakan rutin tiap tahun. Tentu dengan varian lomba yang berbeda namun masih mencirikan khas Bahasa Bali. "Apa mungkin lomba puisi, lagu bali, atapun yang lain itu akan dipikirkan. Yang jelas rencananya kegiatan rutin dilakukan tiap tahun," pungkasnya. Sementara itu salah seorang peserta lomba buat Puisi Bali Anyar, Ni Putu Pani Yuliari perwakilan dari SMPN 4 Marga mengaku senang adanya perlombaan itu. Menurutnya,  lomba ini menjadi wadah baginya untuk mampu meningkatkan kemampuan untuk lebih mengenal Bahasa Bali dengan baik sehingga ada nilai pacu untuk memperkaya bahasa. "Jadi kalau buat puisi harus pintar buat kata-kata agar nyambung, sehingga perlombaan perlu dilakukan untuk memacu semangat," sebutnya. Ia pun mengaku cukup sulit merangkai kata. Akan tetapi perlombaan yang sudah disiapkan sejak lama berharap mendapatkan juara. "Mudah-mudahan saya dapat juara agar bisa dibawa ke sekolah," tuturnya.  Lomba ini memperebutkan hadiah berupa uang dan tropi ebagai wujud dari penghargaan terhadap siswa yang sudah mau ikut lomba dan mengajegkan Budaya Bali. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

133 Perbekel se-Tabanan Dikumpulkan, Inspektorat Tekankan Wajib Lapor LHKPN Sebelum 31 Maret 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan Sosialisasi Gratifikasi dan Antikorupsi, Regulasi LHKPN dan Penggunaan Aplikasi e-LHKPN serta Pengelolaan Keuangan Desa kepada 133 Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) bertempat di Warung K-Nol, Kawasan Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Konsisten Kelola Sampah dari Sumber, Desa Gulingan Berhasil Tekan Sampah Berserakan hingga 90 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelolaan sampah berbasis sumber yang dijalankan secara konsisten di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, membuahkan hasil nyata. Sampah berserakan di desa tersebut berhasil ditekan hingga sekitar 90 persen, sehingga kondisi lingkungan kini nyaris bebas sampah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mangkir Dipanggil Satpol PP Badung, Izin Kondotel di Cemagi Bisa Dicabut?

balitribune.co.id I Mangupura - Pembangunan kondotel di dekat Pantai Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung terus menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang disebur-sebut milik warga negara asing (WNA) itu melakukan sejumlah pelanggaran berat sehingga disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Polemik Mangrove Benoa, Investigasi Internal Berlanjut, Aparat Didorong Usut Kelalaian Lingkungan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik matinya ratusan pohon mangrove di kawasan Benoa, Denpasar Selatan, memasuki babak baru. Dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Pelindo, terungkap adanya rembesan pipa bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina pada September 2025 yang tidak dilakukan pembersihan secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Bali Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Profesional

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan di jalan raya merupakan prioritas utama yang harus dimiliki oleh setiap pekerja. Menyadari hal tersebut, Astra Motor Bali melalui tim Safety Riding secara khusus menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 45 karyawan dari PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dua Motor Adu Jangkrik di Jalur Denpasar Gilimanuk, Satu Pemotor Tewas

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang pemotor bernama  I Made Kartikayasa (33), tewas setelah terlibat tabrakan adu jangkrik di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kecelakaan maut pada Sabtu (21/2/2026) malam tersebut dipicu oleh kendaraan korban yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.