Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lestarikan Warisan Leluhur, Pemprov Bangun Taman Usada di Bangli

Gubernur Bali Wayan Koster saat menjelaskan seputar rencana dibangunannya taman usada di Bali.


 BALI TRIBUNE - Pemprov Bali berencana membangun taman usada seluas tiga hektare di Kabupaten Bangli sebagai upaya melestarikan warisan leluhur berupa pengobatan herbal. Setelah di Bangli, nantinya taman usada juga dibangun di kabupaten lain seperti Buleleng dan Karangasem. “Saat ini baik di kalangan masyarakat lokal maupun mancanegara dunia pengobatan belakangan ini cenderung mengarah pada back to basic,” ucap Gubernur Bali Wayan Koster kepada wartawan di Gedung Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (2/11). Terkait kecenderungan masyarakat lokal dan dunia yang banyak memilih bahan tradisional untuk pengobatan, lanjut Gubernur Koster, maka mestinya usada atau warisan leluhur Bali tentang tata cara pengobatan ini dilindungi, terus digali serta dibuktikan secara ilmiah, sehingga menjadi sumber dan metode pengobatan baru. “Hal ini akan menjadi program pemerintah daerah bersinergi dengan perguruan tinggi dan  Kementerian Kesehatan. Lahan tiga hektare untuk bertanam herbal di Bangli nanti menggunakan tanah provinsi. Selanjutnya di Buleleng dan Karangasem, juga akan disiapkan lahan bertanam herbal,” kata Gubernur Koster, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini. Menurut Gubernur Koster, pembangunan taman usada di Bangli itu bakal dimulai tahun depan. Ia menambahkan, potensi herbal di Bali tergolong besar, hal ini dapat dikembangkan secara maksimal. Apalagi di Bali ada ribuan  tanaman obat yang jika dikembangkan akan sangat berguna bagi masyarakat. Saat ini produksi yang dikenal dari Bali adalah loloh cemcem dan loloh kunyit saja, dan itu terbukti bagus untuk kesehatan masyarakat. “Jangan sampai produk Bali ini dijiplak. Cemcem saja kabarnya sudah ada yang menjiplak,” katanya. Ke depan, kata Gubernur Bali, disiapkan industri obat-obatan herbal yang memang sudah teruji secara klinis. Hal ini sudah dikembangkan di Tiongkok, dan telah mengalami kemajuan pesat di negeri itu. “Mestinya ini mulai dikembangkan di Bali dengan menggali nilai kearifan lokal. Apalagi, langkah ini akan berkontribusi menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui industri obat herbal. Dan nanti kita siap bersaing ke Tiongkok di bidang pengobatan herbal,” ujar Gubernur Bali asal Buleleng ini. Sementara itu, dosen senior di Fakultas Farmasi Universitas Udayana,  dr.rer.nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta M.Si, Apt. menambahkan, pihaknya bersyukur di mana ada dukungan pemerintah daerah membangkitkan potensi pengobatan tradisional. “Selanjutnya kita siapkan bahan-bahan untuk obat herbal.  Jika produk bahan baku herbal sudah tersedia secara kontinyu, maka  pasarnya tidak akan susah. Tinggal penawaran ke industri obat-obatan,” ujarnya. Bahkan, lanjut Made Agus, kalau pihak pemerintah daerah ada dana atau ada swasta yang membangun industri obat herbal ini, maka nanti luar biasa perkembangannya di Bali.

wartawan
Redaksi
Category

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Minta Penegakan Hukum Terkait Temuan Hidrokarbon di Ekosistem Mangrove Selatan

balitribune.co.id | Denpasar - Hasil uji laboratorium terhadap 60 are lahan mangrove di kawasan selatan Bali yang dinyatakan positif tercemar hidrokarbon jenis diesel (solar) hingga kini belum mendapat respons resmi dari pihak terkait.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.