Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lima Tokoh Bali Masuk Bursa Calon Menteri, Sudirta Calon Menkumham, Cok Ace Menpar

Bali Tribune/ AAN Puspayoga, Cok Ace, Wayan Sudirta, Made Urip, IB Rai D Mantra
balitribune.co.id | Denpasar - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) menang telak di Bali pada Pemilu Presiden (Pilpres) 17 April lalu. Jokowi-Amin meraih 2.351.057 suara atau 91,68 persen, sementara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi) hanya mengoleksi 213.415 suara atau 8,32 persen.
 
Dari sisi persentase, Bali merupakan daerah dengan kemenangan tertinggi pasangan Jokowi-Amin. Hal ini membuat sejumlah kalangan berkeyakinan bahwa Bali akan mendapatkan jatah dua (2) kursi Menteri Kabinet Kerja Jilid II. Beberapa hari terakhir, bahkan beredar lima nama tokoh yang sudah dikantongi Jokowi dan digadang-gadang sebagai calon Menteri dari Bali.
 
Dari lima nama tersebut, masih akan dikerucutkan menjadi hanya dua nama, dengan posisi yang masih dipertimbangkan. “Bali mendapat apresiasi khusus dari Jokowi karena persentase kemenangan paling besar di Indonesia. Jadi wajar kalau ada selentingan jika Bali mendapat jatah dua Menteri,” kata salah satu sumber terpecaya di Denpasar, Minggu (26/5).
 
Menurut dia, kelima tokoh yang santer disebut - sebut sebagai calon Menteri tersebut masing-masing adalah AA Ngurah Puspayoga, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Wayan Sudirta, Made Urip dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Cok Ace yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Bali misalnya, disebut - sebut sebagai calon kuat untuk duduk menjadi Menteri Pariwisata.
 
Maklum, Cok Ace yang berlatar belakang akademisi dan pelaku pariwisata serta pernah satu periode menjabat Bupati Gianyar, juga merupakan Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Bali. Sementara politikus senior PDIP yang juga anggota Fraksi PDIP DPR RI Made Urip dan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, digadang-gadang sebagai Menteri Koperasi dan UMKM, posisi yang saat ini ditempati AA Ngurah Puspayoga.
 
Hanya saja, kabar lain menyebutkan, Jokowi masih mempertahankan nama mantan Wali Kota Denpasar itu. Satu nama lain yang disebut - sebut masuk barisan Menteri Kabinet Kerja Jilid II adalah Wayan Sudirta. Pengacara kondang yang juga politisi PDIP asal Karangasem dan pada Pileg 2019 lolos sebagai anggota DPR RI Dapil Bali itu, disebut - sebut menjadi kandidat kuat duduk sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).
 
“Pak Sudirta disebut-sebut calon kuat Menteri Hukum dan HAM atau mungkin di kursi Jaksa Agung,” kata sumber yang enggan namanya dikorankan ini. Kemunculan nama Sudirta, mencuat setelah mantan pengacara Ahok ini lolos ke Senayan. Apalagi secara nasional, kiprahnya sering mewarnai layar kaca. “Kelima nama ini punya kapasitas. Tapi keputusan akhir tetap saja di tangan Jokowi,” pungkasnya. 
wartawan
San Edison
Category

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.