Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lobi Pusat Soal “Host” Pra-PON

Bali Tribune/ Ardy Ganggas
balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Bali kini melakukan lobi-lobi agar gelaran Pra-PON cabang olahraga karate digelar di Pulau Dewata.
 
Sekretaris Umum Forki Bali, Ardy Ganggas, Kamis (23/5) mengatakan, tidak saja Bali, daerah lain pun juga melakukan hal serupa agar Pra-PON diselenggarakan di daerahnya.
 
“Sebenarnya Pra-PON pada September mendatang sudah ditetapkan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun oleh PB Forki SK yang menerangkan NTT sebagai tuan rumah dicabut karena adanya masalah di Pengprov Forki NTT,” ujar Ardy Ganggas di Denpasar.
 
Ardy Ganggas yang juga pengurus di PB Forki ini mengatakan daerah-daerah lain juga sudah mengadakan negosiasi dengan PB Forki, dan Forki Bali berharap nantinya Pra-PON bisa dipindahkan ke Bali.
 
“Jadi sekarang ini PB Forki masih menunggu pengajuan dari provinsi lainnya untuk minta menjadi host Pra-PON. Dan Bali juga melakukan pengajuan menjadi host itu dan masih dalam tahap negosiasi,” ujar Ardy Ganggas.
 
Negosiasi yang dimaksudkannya tak lain yakni terkait anggaran. Bali meminta ada suntikan atau dukungan anggaran atau biaya untuk menggelar Pra-PON dari PB Forki. Pasalnya, jika Bali menjadi tuan rumah dengan biaya sendiri seluruhnya akan sangat memberatkan.
 
“Negosiasi itu terkait juga nilai biaya bantuan berapa persen yang bisa dibantu PB Forki. Kalau tidak ada bantuan akan sulit sekali kita bisa jadi tuan rumah. Karena biaya untuk menggelar Pra-PON itu tidak sedikit,” tambah pria mantan atlet karate PON Bali itu.
 
Selain itu, lanjutnya, dengan dicabutnya SK NTT, maka otomatis kemungkinan besar ada pengunduran jadwal Pra-PON. Jika pengunduran menjadi Oktober atau November dinilainya akan lebih bagus karena setelah Porprov Bali XIV/2019 Tabanan.
 
“Bagus kalau diundur juga gelaran Pra-PON itu. Karena setelah Porprov Bali, karateka yang tergabung di tim bayangan Pra-PON Bali masih bias recovery sebentar lalu berlaga di Pra-PON. Itu sangat tepat,” tegas Ardy Ganggas.
 
Forki Bali sendiri sekarang ini menurutnya, masih membentuk tim bayangan Pra-PON yang dihuni 30 karateka putra dan putri. Nantinya di tim definitif menjadi 19 karateka dan turun di 15 nomor kata dan kumite di Pra-PON.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

5 Pelanggaran Lift Kaca di Pantai Kelingking, Gubernur Bali Ambil Tindakan Tegas

balitribune.co.id | Denpasar - Pada Minggu (23/11) Gubernur Bali, Wayan Koster memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group sebagai penyelenggara pembangunan lift kaca (Glass Viewing Platform) di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menghentikan seluruh kegiatan pembangunan lift kaca tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kemendag Fokus Memperbaiki Pemasaran Produk UMKM Hingga Bisa Menembus Pasar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Kendati pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas yang layak dijual di pasar luar negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengungkapkan saat ini tantangan terberat para UMKM adalah terkait pemasaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.