Lomba Desa, Duta Kecamatan Sukasada ‘Desa Wanagiri’ Dinilai Tim Kabupaten | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 12 Agustus 2020
Diposting : 7 March 2018 21:08
I Wayan Sudarma - Bali Tribune
pariwisata
Wabup Sutjidra menyimak pemaparan Perbekel Gumiasa akan kondisi dan potensi Desa Wanagiri saat berlangsungnya penilaian oleh Tim Kabupaten di desa itu, Selasa (6/3) kemarin.

BALI TRIBUNE - Desa Wanagiri, Buleleng terpilih sebagai Duta Kecamatan Sukasada dalam Perlombaan Desa Tingkat Kabupaten Buleleng pada Evaluasi Perkembangan Desa Tahun 2018. Penilaian atas keikutsertaan desa ini pada lomba dimaksud berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Wanagiri, Selasa (6/3) kemarin.

Rombongan Tim Penilai Kabupaten Buleleng itu dipimpin Wakil Bupati Buleleng, dr.Ketut Sutjidra. Tampak hadir pula, Wakil Ketua PKK Buleleng Ny. Wardhani Sutjidra didampingi beberapa pimpinan OPD setempat.

Dalam laporannya, Perbekel Desa Wanagiri I Wayan Gumiasa menyebutkan, Desa Wanagiri berpenduduk 3.908 jiwa yang terbagi menjadi 925 KK. Sekitar 43 persen penduduk desa ini berprofesi sebagai petani dan peternak. Sementara lainnya, berprofesi sebagai pegawai pemerintahan maupun swasta, buruh serta wirausaha.

Terkait potensi desa, Perbekel Gumiasa menerangkan, Desa Wanagiri memiliki 3 potensi yaitu pariwisata, pertanian/perkebunan dan peternakan.

Lebih jauh Perbekel Gumiasa melaporkan, Desa Wanagiri mempunyai beberapa permasalahan yang cukup terbilang berat, antara lain masih ada rumah tangga sasaran yang belum memiliki jamban,  infrastruktur jalan desa yang belum memadai, terbatasnya air bersih untuk masyarakat dan lokasi TPA yang sangat jauh.

Dari permasalahan tersebut, Gumiasa mengakui telah melakukan koordinasi kepada SKPD terkait untuk mengatasinya.

Terkait kegiatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Buleleng, I Gede Sandhiyasa menerangkan, penilaian di Desa Wanagiri adalah yang ke empat kalinya. Sebelumnya, kegiatan yang sama juga dilakukan di Desa Madenan (Kecamatan Tejakula), Desa Tista (Kecamatan Busungbiu) dan Desa Mayong sebagai duta Kecamatan Seririt.

Menurut Sandhiyasa, lomba ditujukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan pembangunan desa demi kemajuan masyarakat dalam kurun waktu dua tahun dengan tujuan untuk menjawab peningkatan kapasitas lembaga pemerintahan desa, dan kelembagaan masyarakat desa serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Sandhiyasa menambahkan, indikator penilaian lomba desa ini meliputi tiga bidang penilaian yaitu, bidang pemerintahan meliputi 5 indikator, bidang kewilayahan meliputi 5 indikator dan, bidang kemasyarakatan meliputi 9 indikator.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Buleleng yang diwakili Wabup Sutjidra mengapresiasi upaya Perbekel Wanagiri mengembangkan potensi pariwisata di desanya.

Dikatakannya, dibeberapa titik strategis kini telah ditemui lokasi spot selfie serta pemanfaatan air terjun yang menarik banyak wisatawan baik lokal, domestik maupun manca negara.
Khusus untuk produk Kopi Arabika yang diolah kelompok wanita tani (KWT) Desa Wanagiri, Wabup Sutjidra berikan pujian terhadap hasilnya, mulai dari kemasan yang sudah bagus dan kualitas yang baik.

Diakhir sambutannya, Wabup Sutjidra meminta Camat Sukasada dan Perbekel Wanagiri beserta jajarannya untuk selalu meningkatkan kinerjanya.