Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Mancing di Tugad Yeh Poh, Dalung, Parwata Minta Potensi Desa Dioptimalkan Untuk Kesejahteraan Desa

LOMBA MANCING-Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa bersama Ketua DPRD Badung , Putu Parwata saat membuka lomba mancing air deras di Tukad Yeh Poh, Jaba Pura Sempua, Banjar Tegeh, Dalung, Minggu (17/6)

BALI TRIBUNE - Untuk tetap menjaga kelestarian sungai di kawasan Kuta Utara, Kelompok Tani Ikan Taman Sempua Lestari, Desa Dalung menggelar lomba mancing air deras di Tukad Yeh Poh,  Jaba Pura Sempua, Banjar Tegeh, Dalung, Minggu (17/6). Hadir dalam acara tersebut ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Wabup Suiasa, Camat  Kuta Utara, AA Arimbawa, serta 700 peserta dari berbagai kalangan. Lomba mancing yang dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa ini memperebutkan beraneka macam hadiah. Mulai dari sepeda motor, televisi, sepeda gunung serta puluhan hadiah menarik lainya senilai 27 juta rupiah yang merupakan bantuan motivasi dari Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Wabup Suiasa saat membuka lomba mancing tersebut mengatakan,  digelarnya lomba mancing dialiran sungai maupun subak oleh masyarakat maupun kelompok di Kabupaten Badung merupakan kegiatan yang harus didorong dan dimotivasi oleh pemerintah. “ Kegiatan seperti  ini  adalah kegiatan postif untuk menjaga lingkungan dan kebersihan sungai,” ujarnya. Lebih lanjut  Suiasa didampingi Ketua DPRD Badung, Putu Parwata dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung, I Bagus Alit Sucipta  juga mengatakan,  pihaknya selaku pemerintah memberilan apresisiasi dan penghargaan setinggi tingginya kegiatan lomba mancing ini. “Kegiatan ini  memiliki nilai strategis dan kebermanfaatan yang multi player efek serta bermanfaat luar biasa.  Masyarakat saat ini memiliki potensi dan hobi atau kegemaran dalam melakukan aktifitas disamping aktifitas rutin sehari-hari salah satunya memancing, hal ini memiliki komunitas yang luar biasa banyaknya dan memerlukan media, waktu serta momentum dapat bertemu sehingga menjadi suatu ajang yang memberikan nilai manfaat terbangunnya nilai bersilaturahmi, rasa persaudaraan , kekeluargaan, persahabatan,” paparnya. Lomba mancing, kata Suiasa, juga merupakan bentuk partisipasi masyarakat memperkuat komitmen bersama pemerintah untuk membangun pelestarian dan pengamanan lingkungan melalui kebersihan aliran sungai atau subak. “Tentu sebelum dilakukannya lomba mancing ini, para pemancing pun tidak ingin memancing pada lokasi yang kotor hal ini relevan juga dengan salah satu prinsip dasar pembangunan Badung yakni berpihak  pada lingkungan,” terangnya. Hal senada juga ditegaskan Ketua DPRD Badung, Putu Parwata.  Menurutnya, lomba mancing adalah kegiatan masyarakat yang positif dan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama dalam pengelolaan alam dan lingkungan. ”Lomba mancing  merupakan pengembangan potensi wilayah, salah satunya wilayah Dalung. Melalui aliran sungai yang membentang dari utara ke selatan yang dapat mengairi sawah dan ladang hal ini dapat ditata dengan baik sehingga potensi alam yang akan muncul di Dalung dapat dimanfaatkan masyarakat.  Kami di dewan senantiasa mendorong hal ini melalui pemerintah Kabupaten Badung untuk melakukan pengembangan wilayah desa untuk mendapatkan nilai ekonomi tinggi yang berpengaruh bagi pendapatan masyarakat desa itu sendiri,”ujarnya. Sementara ketua panitia lomba mancing sekaligus Ketua Kelompok Tani Ikan Taman Sempua Lestari, Desa Dalung, Ketut Karyana menyatakan, lomba mancing merupakan kegiatan rutin kelompoknya untuk memperkenalkan tukad Yeh Poh sebagai wujud misi menjaga lingkungan aliran tukad tersebut.

wartawan
I Made Darna
Category

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.