Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPM Kelurahan Sesetan Gelar Peken Kolaboratif

Bali Tribune / PEKEN - Suasana Peken Kolaboratif di Area selatan Lapangan Arga Coka Sesetan.
balitribune.co.id | DenpasarGuna merangsang kebangkitan perekonomian masyarakat, Kelurahan Sesetan melalui LPM setempat  menggelar Peken Kolaboratif tanggal 18 Juni-16 Juli 2022 berlokasi di area selatan Lapangan Arga Coka Sesetan. Sebanyak 16 stand yang terdiri dari 14 stand kuliner dan 2 stand busana adat turut memeriahkan kegiatan yang secara seremonial dibuka oleh Camat Denpasar Selatan I Made Sumarsana, Minggu (19/6). 
 
Pembukaan Peken Kolaboratif itu turut dihadiri oleh Lurah Sesetan Putu Wisnu Wardana, Bendesa Adat Sesetan I Made Widra, pihak LPM Denpasar Selatan, pihak LPD dan LPM Sesetan serta pihak terkait.
 
Saat dikonfirmasi perihal Peken Kolaboratif ini, Lurah Sesetan Wisnu Wardana mengatakan prioritas kegiatan ini ditujukan untuk kebangkitan ekonomi warga Sesetan.
 
"Semua pedagang yang membuka stand di Peken Kolaboratif adalah warga Sesetan. Kami berupaya memfasilitasi warga untuk bangkit secara ekonomi,"  ujarnya. 
 
Wisnu Wardana menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini nantinya akan berkelanjutan digelar di wilayahnya. 
"Kami akan mengupayakan kegiatan ini akan terselenggara secara berkesinambungan. Jadi bisa dikatakan bisa dijadikan kegiatan rutin tahunan," pungkasnya.
wartawan
YAN
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.