Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lukisan Wayang Kamasan Resmi Bersertifikat Indikasi Geografis

Bali Tribune / SERTIFIKAT IG - Lukisan Wayang Kamasan resmi bersertifikat IG.

balitribune.co.id | SemarapuraSetelah melalui penantian panjang, kini lukisan wayang khas desa Kamasan akhirnya secara resmi mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Piagam sertifikat indikasi geografis diserahkan oleh Penjebat Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika kepada Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Gede Weda Asmara di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (9/9).

Sebelumnya sertifikat IG diterima Staf Ahli Bupati Klungkung, I Nyoman Mudarta mewakili Pj. Bupati dalam acara Festival Kekayaan Intelektual 2024 di Werdi Budaya Art Center, Denpasar Sabtu (7/9/2024) lalu. Ketua MPIG Gede Weda Asmara. mengatakan Lukisan Wayang Kamasan  mulai didaftarkan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klungkung tahun 2018 yang lalu. Sertifikat IG ini diberikan berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh Tim Ahli Indikasi Geografis Ditjen HKI secara berjenjang, melalui dokumen permohonan yang telah diajukan.

"Dokumen tersebut berupa uraian indikasi yang memuat informasi, termasuk reputasi, kualitas dan karakteristik produk yang membedakan dengan produk dari daerah lainnya. Selain itu juga uraian tentang sejarah/ tradisi yang berhubungan dengan indikasi geografis. Selanjutnya kami akan bergerak untuk pengajuan, karena beberapa lukisan wayang yang sudah diperbanyak dengan cara di printing oleh pihak lain dan akan dilakukan proses pengaduan ke pihak kemenkumham." ujar Ketua MPIG Gede Weda Asmara.

Sementara itu Pj. Bupati Nyoman Jendrika mengatakan, sertifikasi indikasi geografis merupakan upaya untuk melindungi produk asli daerah agar tidak diklaim dan dipatenkan oleh daerah lain. "Melalui perlindungan indikasi geografis juga akan diperoleh manfaat seperti memperjelas identifikasi lukisan wayang kamasan dan menetapkan standar produk dan proses pembuatannya. Hal ini akan menghindari praktik persaingan curang, memberikan perlindungan konsumen dan penyalahgunaan reputasi indikasi geografis." Ujar Pj. Bupati Nyoman Jendrika.

Lebih lanjut, pihaknya meminta segera dilakukan infentarisir lukisan wayang Kamasan yang sudah terselesaikan, namun belum mendapatkan sertifikat IG. Selain itu juga mendorong generasi muda untuk ikut menekuni lukisan wayang Kamasan dalam upaya pelestarian.

Kepala Brida Kabupaten klungkung Ketut Budiarta menambahkan, saat ini pihaknya juga dalam proses pengajuan sertifikasi indikasi geografis gula Dawan dan kain tenun Cepuk Nusa Penida.

wartawan
SUG
Category

Australia Dominasi Kunjungan Wisman ke Bali, India Posisi Kedua

balitribune.co.id I Badung - Wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Bali pada tahun 2025 didominasi wisatawan dari Australia yakni sebanyak 1,6 juta kunjungan. Disusul wisman India pada posisi terbanyak kedua berkunjung ke Bali yang tercatat  570 ribu lebih. Di posisi ketiga yakni Tiongkok sebanyak lebih 520 ribu kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ratusan Kaling dan Kadus se-Denpasar dikumpulkan, Ada Apa?

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengumpulkan seluruh Kepala Lingkungan (Kaling), Kepala Dusun (Kadus), dan Kelian Adat se-Kota Denpasar di Graha Sewakadharma, Lumintang, Kamis (26/3/2026). Koordinasi ini bertujuan memperkuat persiapan penanganan sampah berbasis sumber menjelang penutupan TPA Suwung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Klungkung Optimis Kunjungan Wisata ke Bali Aman

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria memastikan kunjungan wisata ke Bali tetap aman meskipun kondisi global sempat memengaruhi jadwal penerbangan internasional menuju Pulau Dewata. Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga stabilitas sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Ditinggal Mudik, Rumah Kosong Jadi Sasaran Patroli Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Ditinggal  mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, sejumlah rumah kosong yang ditinggal pemiliknya menjadi titik rawan yang tak luput dari perhatian aparat kepolisian. Menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Piket Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Gianyar melaksanakan kegiatan patroli sambang ke permukiman warga yang ditinggal mudik, Kamis (26/3/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.