Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ma’aruf Amin Unggul Dibanding Sandi Dalam Pembicaraan Medsos

Bali Tribune/ist
Ma'aruf Amin dan Sandiaga Uno

Jakarta | Bali Tribune.co.id – Cawapres 01 KH Ma’aruf Amin lebih unggul dibandingkan Cawapres 01 Sandiaga Uno dalam perbincangan medsos pasca debat, Minggu (17/3) malam. Berdasarkan pantauan Politicawave percakapan netizen saat debat, Ma'aruf Amin mendominasi percakapan netizen dengan jumlah percakapan sebesar 58,26%, dengan perbandingan 98% sentimen positif dan 2% sentimen negatif. 

Sementara itu, Sandiaga Uno mendapatkan jumlah percakapan sebesar 41,74% dengan perbandingan jumlah sentimen positif sebesar 79% dan mendapat 21% sentimen negatif.
Politicawave juga merangkum percakapan netizen di tiap segmen serta isu positif dan negatifnya. Isu positif untuk Ma'ruf Amin di antaranya adalah penggunaan data, penampilan yang tenang, hingga ide Opera House. Di sisi lain, isu negatif terkait cawapres 01 ini di antaranya yaitu momen membaca teks saat bertanya hingga cara penyampaian seperti ceramah. 
Untuk Sandiaga Uno, Politicawave memantau isu positif yang muncul yaitu janji menghapus UN, program 22 menit olahraga, hingga momen mengangkat e-KTP saat closing. Namun, ada isu negatif di antaranya saat menyinggung usia Ma'ruf hingga momen menyebut nama-nama orang. 
"Dari hasil analisa diatas dapat disimpulkan bahwa Ma'ruf Amin unggul pada semua segmen debat Cawapres, baik dari sisi jumlah percakapan maupun sentimen positif," papar Politicawave dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (18/3/2019). 
Politicawave memantau Ma'ruf Amin meraih percakapan positif senilai 98,88% pada segmen ke-5 yaitu saat sesi tanya jawab soal stunting. Saat itu, Ma'ruf secara khusus mempertanyakan program 'Sedekah Putih' milih Prabowo-Sandi. 
Sementara itu, Politicawave menyebut Sandiaga meraih percakapan positif terbesar pada segmen awal sebesar 96,89%. Itu adalah momen dia memaparkan janji penghapusan UN.
Ma'ruf Amin disebut mendapat percakapan negatif tertinggi pada segmen 2 dikarenakan banyak netizen yang kurang memahami maksud dari 10 years challenge. Sedangkan, Sandi meraih percakapan negatif tertinggi di segmen 2 dikarenakan adanya sindiran yang dilontarkan terkait contekan. tpc/zar

wartawan
habit
Category

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.