Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Made Pasek Tukangi Bali United U-18

Bali Tribune / Pasek Wijaya
alitribune.co.id | Denpasar - Asisten Pelatih Bali United senior, Made Pasek Wijaya digeser oleh manajemen untuk mengarsiteki tim Bali United U-18. Digesernya Made Pasek Wijaya ke U-18 menjawab teka-teki selama ini setelah beberapa waktu lamanya ia “menghilang” dari tim senior.
 
Ditemui kemarin, mantan gelandang timnas ini mengatakan dipindahnya dirinya menukangi U-18 sama sekali tidak ada paksaan apalagi tekanan dari manajemen Bali United.
 
“Tidak ada tekanan sama sekali, justru apa yang saya tangani sekarang ini memang merupakan langkah bagus yang diambil pihak manajemen Bali United. Saya langsung diminta owner Pak Pieter Tanuri untuk menangani U-18,” ujarnya.
 
Karena ini sifatnya permintaan, lanjut Pasek, dirinya langsung saja menuruti karena bagus juga arah ke depannya. “Jadi memang tidak ada tekanan kepada saya ketika saya tak lagi di asisten manajer Bali United,” imbuh Pasek Wijaya.
 
Diuraikannya, langkah bagus yang dilakukan Pieter versinya itu, karena dengan U-18 tujuannya untuk mencetak pemain muda, yang ke depannya bisa masuk jenjang ke tim senior Bali United. Artinya pembibitan itu sangat penting khususnya untuk pemain lokal Bali.
 
“Karena ini sifatnya pembibitan dan pembinaan untuk pemain lokal Bali ke depannya, maka saya terima. Apalagi pastinya akan ada kebanggaan tersendiri jika nantinya ternyata anak asuh saya bisa tembus ke tim Bali United U-20 dan akhirnya ke tim senior,” terang ayah kandung pemain muda Bali United, Made Andhika Wijaya itu.
 
Tak dipungkirinya, untuk mencetak pemain bagus dan masa depan untuk pemain lokal Bali memanglah tidak mudah. Bahkan jika muncul pemain muda berbakat dan bagus paling banyak 1 atau dua pemain saja. Pasalnya masih banyak yang kalah bersaing di level nasional.
 
“Sekarang saja yang muncul dan benar-benar bisa bersaing untuk di tim nasional hanya dua pemain muda. Mereka Made Andhika Wijaya dan Kadek Agung Widnyana. Selebihnya sulit untuk bisa mencuat. Inilah tantangan bagi saya agar bisa mencetak pemain muda untuk akhirnya masuk tim senior Bali United,” katanya.
 
Dengan demikian, kata Pasek, Bali United tak perlu membeli pemain muda lagi. Dan dirinya ada di U-18 karena di U-20 sudah ada Wayan Arsana yang lebih dulu memoles tim itu.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Mantan Ketua DPRD Bangli Terpilih Sebagai Bendesa Adat Bangbang

balitribune.co.id I Bangli - Mantan Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata periode (2014 - 2019) terpilih sebagai Bendesa Adat Bangbang, Tembuku, Bangli. Mantan Ketua DPC PDIP Bangli dua kali  periode ini, terpilih sebagai bendesa adat Bangbang, secara musyawarah mufakat, pada Minggu (5/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Memperkuat Transformasi Digital Melalui Berbagai Kanal Layanan

balitribune.co.id I Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program tersebut salah satunya melalui inovasi layanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin, (6/7/2025).

Baca Selengkapnya icon click

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.