Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali Ciptakan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Excel bagi Desa Wisata Pinge

Bali Tribune / Seminar Hasil Aplikasi Manajemen Akuntansi Hospitaliti Kelas A di Kampus Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (25/3).
balitribune.co.id | DenpasarInovasi kreatif dilakukan mahasiswa Manajemen Akuntansi Hospitaliti A 2018 Politeknik Pariwisata Bali. Mahasiswa yang berjumlah 29 orang itu membuat terobosan positif penyusunan sistem informasi akuntansi berbasis excel di Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.
 
Kordinator Program Studi Management Akuntansi Hospitaliti, I Dewa Ayu Rai Sumariati, SE, MSi menjelaskan, dipilihnya Desa Pinge dari sekian Desa Wisata yang ada di Bali karena Desa Wisata Pinge sudah resmi berbadan hukum berdasarkan SK Bupati Tabanan Nomor 337 Tahun 2004. Selain itu, Desa Wisata Pinge juga banyak dikunjungi wisatawan, didukung dengan SDM dan kerjasama dengan pihak sekolah luar. Berdasarkan hasil dari survey yang dilakukan mahasiswanya, ditemukan beberapa kendala yang masih dialami oleh Desa Wisata Pinge, terkhusus pada bidang akuntansi seperti pencatatan yang dilakukan masih belum sesuai standar akuntansi yang berlaku. Dan tidak adanya formulir-fomulir pendukung dalam proses pencatatan akuntansi.
 
"Sistem pengelolaan keuangannya masih menggunakan yang sederhana. Harapan kami, dengan menggunakan sistem informasi akuntansi berbasis excel ini lebih akuntabel dan transparan," ungkapnya dalam Seminar Hasil Aplikasi Manajemen Akuntansi Hospitaliti Kelas A di Kampus Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (25/3). 
 
Ketua Aplikasi Management MAH A sekaligus sebagai perwakilan mahasiswa MAH A 2018 Anak Agung Ngurah Pranajaya Dharma Wijaya mengatakan, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan didapatkan beberapa hal yang telah pihaknya rancang sebagai solusinya, seperti merancang sistem informasi akuntansi berbasis excel dimana pada sistem tersebut nantinya akan memuat siklus akuntansi yang terjadi di Desa Wisata Pinge, baik penerimaan kas maupun pengeluaran kas yang nantinya akan menghasilkan laporan keuangan.
 
Selain sistem akuntansi berbasis excel kami juga telah membuat beberapa jenis formulir pendukung yang nantinya akan menunjang proses pencatatan keuangan yang terjadi. "Kelebihan dari sistem ini adalah tanpa menggunakan internet. Dan dengan menggunakan sistem ini, dapat mencegah terjadinya manipulasi dan penyimpangan karena disiapkan juga beberapa formulir pendukung," katanya.
 
Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Pinge Anak Agung Ngurah Putra Arimbawa, SP menyampaikan terimakasih yang sebesar - besarnya kepada pihak kampus Piliteknik Pariwisata Bali dan terkhusus mahasiswa program studi manajemen akuntasi hospitaliti yang telah membuat terobosan yang sangat positif bagi Desa Wisata Pinge dalam manajemen pengelolaan keuangan.
 
"Kami sampaikan terimakasih karena sudah membantu kami untuk belajar akuntansi. Program ini benar-benar sangat bermanfaat buat kami dan harapan kami dapat digunakan secepatnya. Dan kami akan bekerjasama dengan STT untuk penggunaan sistem ini dalam pengelolaan keuangan. Pengelolaan Desa Wisata Pinge ini konsepnya ngayah, jadi tidak ada penyimpangan," ujarnya.
 
Direktur Politeknik Pariwisata Bali Drs Ida Bagus Putu Puja, M Kes yang diwakili oleh Wakil Direktur 1 Drs I Wayan Muliana, M Ed mengatakan, ini merupakan proses belajar berkelanjutan. Para mahasiswanya menciptakan sistem informasi akuntansi berbasis excel di Desa Wisata Pinge, Kabupaten Tabanan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengelola. "Tujuannya ciptakan inovasi bermanfaat bagi masyarakat atau pengabdian ke masyakat. Politeknik Pariwisata Bali siap mencetak SDM yang berkualitas di bidangnya. Dan semoga ini dapat diikuti oleh adik - adik angkatan mereka selanjutnya. Dan sekedar informasi, Politeknik Pariwisata Bali saat ini juga sudah membuka penerimaan mahasiswa baru," ungkapnya. 
wartawan
RAY
Category

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ngutil di Toko Modern Berjejaring, Dua Pria Dibekuk

balitribune.co.id I Amlapura - Aksinya tertangkap kamera pengawas, dua orang warga asal Bondowoso, Jawa Timur, akhirnya dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Karangasem, setelah berhasil mengutil sejumlah barang di Toko Modern Berjejaring di wilayah Kota Amlapura, tepatnya di Jalan Veteran Jalur 11 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.