Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahasiswi Unud Raih Medali Emas dan Juara III Ajang Kompetisi Nasional

Bali Tribune / Ni Putu Dyamona Sylva

balitribune.co.id | Jimbaran – Universitas Udayana (Unud) dengan bangga mengumumkan prestasi gemilang salah satu mahasiswi terbaiknya, Ni Putu Dyamona Sylva dari program studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya. Mahasiswi berbakat ini berhasil meraih medali Emas dalam Kejuaraan Sains Nasional 2023 dan Juara III pada kompetisi Pidato Bahasa Inggris dalam kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) VII Nasional 2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PSM UNWIRA Kupang untuk PISMA VII dan Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKANAS) untuk Kejuaraan Sains Nasional (KSN).

Kompetisi PISMA VII Nasional 2023 berlangsung mulai 25 Maret hingga 6 Mei 2023 dengan mengadu peserta dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Lomba pidato bahasa Inggris, yang dimana salah satu bidang lomba yang diadakan, dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 30 orang mahasiswa berbakat dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sedangkan kompetisi Kejuaraan Sains Nasional 2023 berlangsung pada tanggal 30 April 2023 dan diikuti oleh 352 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Mahasiswi yang kerap dipanggil Dyamona ini memiliki antusiasme yang tinggi dalam menghadapi tantangan dalam berkompetisi. Keikutsertaannya dalam kompetisi ini didorong oleh minatnya dalam Public Speaking dan keinginan untuk memanfaatkan waktunya di bangku perkuliahan dengan kegiatan yang produktif. “Saya sendiri adalah seseorang yang suka berkompetisi. Saya menyukai dunia Public Speaking sejak duduk di bangku SMP. Sehingga saya ingin sekali untuk mengasah skill yang saya miliki ini sekaligus memanfaat waktu kuliah saya dengan  membangun Personal Branding yang baik. Dalam bidang olimpiade, saya sendiri sudah pernah beberapa kali mengikuti lomba yang sejenis sejak duduk di bangku SMA. Sehingga beberapa soal dalam olimpiade bahasa inggris kali ini cukup familiar dan sudah pernah saya temui di beberapa olimpiade bahasa inggris sebelumnya.” ujarnya.

Perjalanan persiapan Dyamona dalam mengikuti kedua kompetisi ini merupakan bukti dedikasinya yang kuat. Mulai dari persiapan lomba pidato bahasa Inggris, yaitu menyusun naskah pidato, melakukan penelitian mendalam tentang topik yang diperlombakan, berdiskusi dengan pembina lomba, hingga berlatih intensif untuk mempersembahkan pidato dengan maksimal. Semangatnya yang tinggi bahkan mengantarkannya pada malam-malam begadang untuk merumuskan ide-ide yang menarik agar pidatonya bisa menarik perhatian para penonton. Sedangkan untuk lomba olimpiade bahasa Inggris kali ini, Ia telah mempersiapkan diri dengan memperlajari beberapa soal-soal dari Olimpiade yang pernah Ia ikuti sebelumnya.

Dalam tahap final PISMA VII 2023, Dyamona berhasil menyabet posisi Juara III dalam lomba pidato bahasa Inggris serta mendapatkan penghargaan sebagai Peraih Medali Emas bidang Olimpiade Bahasa Inggris dalam KSN 2023. Keberhasilannya ini tidak terlepas dari dukungan penuh orang tua dan pembina lomba sekaligus dosennya sendiri yaitu Putu Asty Senja Pratiwi,S.S.,M.Hum.,Ph.D.  yang menjadi inspirasi dan peran penting dalam perjalanan kompetisinya kali ini. “ Saya sangat bersyukur, bahagia, sekaligus terharu atas pencapaian kali ini. Saya sangat bersyukur dikelilingi oleh orang-orang hebat yaitu dosen saya sendiri, yang mensupport saya sampai detik ini. Tidak lupa saya sangat berterimakasih kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah menyerah untuk berjuang demi membiayai pendidikan saya sampai saat ini, serta terus menerus memberikan support yang tiada hentinya” ujarnya.

Prestasi Dyamona merupakan cerminan dari kualitas pendidikan Universitas Udayana yang menghasilkan lulusan berprestasi dan kompeten di berbagai bidang. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus bersemangat dalam mencapai prestasi yang gemilang. Universitas Udayana turut mengucapkan selamat dan bangga atas pencapaian yang luar biasa dari Ni Putu Dyamona Sylva. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar dalam perjalanan akademik dan kariernya di masa depan.

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.