Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Makan Warga Binaan Lapastik dari Hasil Panen Sayur

PANEN - Warga Binaan di Lapastik Bangli panen sayur

BALI TRIBUNE - Tidak ada rotan akar pun jadi. Itulah kiasan yang tepat dialamatkan buat Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastik) Bangli. Untuk menyiasati habisnya anggaran makan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), hasil panen sayur yang ditanama oleh warga binaan dimanfaatkan untuk menu makan.  Sejak beberapa minggu terakhir panen sayur hampir setiap hari dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Sayuran yang dipanen seperti sayur pakcoy, kangkong, bayam, labu siam. Kasi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Bangli, I Nyoman Mudana mengungkapkan sejatinya untuk anggaran  biaya makan bagi para WBP sudah habis per bulan Juni. Untung di tengah  krisis anggaran, pihak ketiga yang selama ini kita gandeng masih memberikan ngutang. ”Setelah anggaran turun dari pusat baru dibayar, untuk utang di pihak ketiga sekitar Rp300 juta,” sebutnya.   Kemudian untuk menekan biaya makan, pihaknya memaanfaatkan sayuran yang ditanaman di lahan Lapas. “Untuk sayuran kami yang siapkan, kalua lauk yang lainya tetap dari pihak ketiga. Hampir setiap hari kami panen sayuran,” ujarnya. Nyoman Mudana menyampaikan untuk lahan pertanian yang dikelola sekitar setangah hektar, dimana lahan tersebut diisi berbagai jenis  sayuran, serta ada pula kacang-kacangan. Lanjutnya, setiap harinya minimal sayur yang dipanen 35 kilogram, untuk memenuhi kebutuhan 344 orang WBP. Kemudian untuk panen diatur setiap harinya, disisakan pula untuk bibit. “Hari ini panen pakcoy, besok bisa kangkong, bayam, dan sayur yang lainya. Panen sehari 35-40 kilogram dan itu hanya untuk konsumsi sehari,” jelasnya.. Selain itu, pihak Lapas mengelola kolam ikan, sebanyak 4 petak dan sebelumnya ikan sudah sempat dipanen dengan hasil Rp 1 Juta. “Kami pelihara ikan lele dan nila, sebagian dijual dan sebagian dikonsumsi,” imbuhnya. Disisi lain, Nyoman Mudana mengatakan tidak hanya kekurangan anggaran makan WBP, uang makan pegawai pun kekurangan. “Untuk uang makan pegawai juga kekurangan ini terjadi seiring masuknya CPNS yang baru”sebutnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.