Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Maling Handphone di Bali, Dibekuk di Balikpapan

Tersangka usai di layar dari Balikpapan.

BALI TRIBUNE - Dua pelaku pencurian handphone, Muhammad Alfah (24) dan Wylson Kennedi (22) dibekuk anggota Reskrim Polsek Denpasar Barat  (Denbar) di Balipapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (1/5) pukul 21.00 WIB. Selain meringkus kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp800 ribu hasil penjualan handphone curian. Penangkapan kedua tersangka berkat laporan dari korban Mandagi Jerry Wiliam Wim (57) dengan nomor laporan polisi; Lp/228/IV/2018/Bali/Resta Dps/Sek Denbar, tanggal 16 April 2018. Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan sebuah handphone di rumahnya di Jalan Lembusora Gang Arjuna No. 6 Denpasar Utara, Senin (16/4) pukul 08.00 Wita. Modusnya, pelaku masuk melalui jendela yang tidak terkunci lalu dengan mudah mengambil handphone jenis oppo warna merah yang disimpan di atas meja. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sebesar Rp4,2 juta. "Dalam beraksi, kedua pelaku berbagi peran. Muhammad Alfah yang masuk mengambil handphone korban, sedangkan Wylson bertugas mengawasi situasi di luar," ungkap Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat IPTU Aan Saputra RA, SIk., MH siang kemarin. Setelah menerima laporan dari korban, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi - saksi. Pada Minggu (29/4) pukul 09.00 Wita, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa kedua pelaku berada di Balikpapan. Sehingga hari itu juga anggota Polsek Denpasar Barat diberangkatkan ke Balikpapan untuk melakukan pengejaran. Hasilnya, Selasa (1/5) pukul 20.00 Wita polisi berhasil meringkus Wylson di seputaran Jalan Karang Jawa, di depan mini market Maxi Balikpapan. Berselang satu jam kemudian, polisi menciduk Muhamad Alfah di rumahnya di Jalan Sultan Hasanudin Kampung Baru Tengah, Balikpapan. "Setelah ditangkap dan diintrogasi, Wylson mengakui perbuatannya dan mengaku bersama temannya (Muhammad Alfah - red). Sehingga dilakukan pengembangkan dan berhasil menangkap temannya satu jam kemudian," terang Aan. Kepada petugas, mereka mengaku handphone hasil curian itu telah di jual di Balikpapan via online seharga Rp2 juta. "Dan uang hasil penjualan itu dipakai buat sewa kamar kos sebesar Rp1,2 juta. Sedangkan sisanya dipakai untuk beli makan. Uang sisanya diamankan sebagai barang bukti. "Pengakuan mereka baru kali pertama melakukan aksi pencurian ini. Tetapi masih kita dalami dan kembangkan lebih lanjut untuk mencari TKP yang lain," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini. 

wartawan
Redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.