Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mami Mizutori Puji Keberagaman Indonesia

Bali Tribune / Perwakilan khusus Sekjen UNDRR, Mami Mizutori, dalam upacara penutupan GPDRR ke-7 di Nusa Dua Centre.

balitribune.co.id | DenpasarPerwakilan khusus Sekjen UNDRR, Mami Mizutori yang hadir pada forum global GPDRR di Bali mengapresiasi keberagaman Indonesia.

Pertemuan penutupan forum global GPDRR ke-7 di Nusa Dua Centre, Bali melahirkan berbagai wacana penanggulangan dan ketangguhan terhadap bencana. Namun, keindahan dan diversitas Indonesia sebagai tuan rumah dari perheletan besar ini tak luput dari perhatian Mami Mizutori, selaku Perwakilan khusus Sekjen UNDRR (United Nations Office for Disaster Risk Reduction).

Mizutori mencurahkan apresiasinya atas keragaman yang dia temui selama berlangsungnya forum GPDRR ke-7 di Bali. Dia merasa tersentuh dengan keberagaman masyarakat Indonesia dan peningkatan jumlah peserta penyandang disabilitas yang naik dua kali lipat dari pertemuan sebelumnya. Selain bentuk kekaguman, ia juga mengaku bahwa ia benar-benar berterima kasih kepada Indonesia.

"Saya sangat bangga bahwa Platform Global ini benar-benar mencerminkan pendekatan seluruh masyarakat dari Kerangka Sendai, dan kami memiliki orang-orang dari, tentu saja, dari seluruh dunia," ungkap Mizutori.

"Sekali lagi saya harus berterima kasih kepada Indonesia untuk ini. Dan saya percaya bahwa ini akan menjadi salah satu warisan indah yang dapat kita tinggalkan di sini, di pusat konferensi ini," pungkasnya.

Tidak hanya Mami Mizutori, Perwakilan dari Aliansi Disabilitas Internasional (IDA), Elham Youssefian, juga ikut turun memberikan pidato dalam upacara penutupan kali ini. Youssefian menjelaskan, bahwa mereka masih meyakini pendekatan seluruh masyarakat dan pemerintah sebagai solusi utama dalam pengurangan risiko bencana.

"Pendekatan whole society yang kami maksud adalah semua masyarakat, tanpa memandang jenis kelamin, kebangsaan, ras, disabilitas, status adat, warna kulit, agama, kemiskinan, status ekonomi, atau status pengungsi," tegas Youssefian.

"Dan dengan pendekatan whole government, kami maksudkan bahwa setiap sektor pemerintah harus terlibat dan memiliki rencana dengan spesifik bagaimana mereka ingin terlibat dan apa yang ingin mereka lakukan," lengkap Youssefian.

Selain itu, dihadapan ribuan delegasi asing dari ratusan negara di dunia, Presiden-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri juga ikut menyampaikan pidatonya. Ia menyerukan negara-negara di dunia untuk bersatu dan menjunjung solidaritas demi menghadapi ancaman terhadap kemanusiaan.

"Eksploitasi alam yang tidak terkendali jadi ancaman bagi kemanusiaan dan peradaban manusia. Kita sering tidak menyadari bencana tersebut," kata Megawati yang menghadiri acara secara virtual.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar dunia dapat memperkuat Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan mengokohkan kemitraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) antarnegara untuk meningkatkan kesiapsiagaan global dalam menghadapi bencana. 

wartawan
M2
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.