Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mandiri Apresiasi Pedagang Upaya Tingkatkan Transaksi Non Tunai

Rully Setiawan

 BALI TRIBUNE - Bank Mandiri terus mendongkrak transaksi non tunai dengan memberikan kemudahan kepada nasabah melalui program Bank Indonesia yakni Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Bank berplat merah tersebut, dalam hal ini memberikan apresiasi kepada para pedagang yang menjadi nasabah dan menggunakan berbagai layanan perbankan. Pemimpin Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, Rully Setiawan saat Mandiri Dagang Untung di Denpasar, Jumat (30/11) menjelaskan bahwa GNNT mendorong transaksi nasabah yang lebih cepat, praktis dan efisien. Sehingga transaksi menjadi lebih transparan karena tercatat dalam sistem.  Dalam program ini dipilihnya para pedagang dikatakan Rully, karena pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tersebut merupakan sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, dengan memfokuskan dan memberikan apresiasi kepada pedagang secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja korporasi yang ditargetkan tumbuh kisaran 15 persen untuk penghimpunan dana dan penyaluran kredit pada 2019 mendatang. "Kami memberikan apresiasi kepada  pedagang atau merchant yang menjadi  nasabah lewat kegiatan Program Mandiri  Dagang Untung pada 2018," terang Rully.  Disebutkan terdapat 100 nasabah  pedagang klaster pasar Bali mengikuti  lelang poin Mandiri Dagang Untung  tersebut. Para pedagang yang dikelompokkan dalam klaster pedagang pasar Bali itu merupakan pedagang kategori top yang kerap bertransaksi baik digital maupun konvensional serta memiliki penempatan dana yang besar juga.  Rully menyebutkan, poin terbesar yang dikumpulkan selama setahun itu dihasilkan melalui transaksi digital seperti mobile banking, internet banking hingga transaksi melalui jaringan anjungan tunai mandiri (ATM). Tidak hanya itu, transaksi konvensional di kantor cabang bank dan penempatan dana di tabungan bisnis juga bisa menghasilkan poin.  Per Oktober 2018, pihaknya mencatat transaksi nasabah pedagang di klaster  pasar Bali meningkat lebih dari 43,66 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara dari sisi kinerja, total dana pihak ketiga di kawasan Bali dan Nusa Tenggara mencapai Rp 25 triliun dan realisasi kredit sekitar Rp 14 triliun hingga November 2018. Rully berharap dengan adanya apresiasi kepada pedagang, secara tidak langsung dapat mendorong pelaku usaha ini makin meningkatkan transaksi non tunai karena berpeluang mendapatkan poin besar yang dapat ditukarkan dengan hadiah menarik. "Bentuk apresiasi kami dalam bentuk benefit berupa hadiah tanpa diundi tetapi langsung ditawarkan melalui lelang dengan poin yang mereka hasilkan," katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.